Salah-satu pelajaran favorit santri di pesantren adalah Mahfudzat. Pelajaran ini bersumber dari kata-kata indah nan penuh hikmah dari Baginda Rasulullah, Sahabat Rasulullah, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in, ulama dan tokoh lainya terutama para sastrawan dan pujangga.
Berikut adalah salah-satu Mahfudzat yang diajarkan kepada santri kelas 5 TMI / XI MA:
والبيت لا يبتنى إلا له عمد
ولا عماد إذا لم ترس أوتاد
Dan sebuah rumah tidak akan terbangun tanpa tiang,
Dan tiangpun tidak akan berdiri kokok jika tidak ada pondasi yang kuat.
فإن تجمع أوتاد وأعمدة
ساكن بلغوا الأمر الذي كادوا
Manakala pondasi dan tiang itu bersatu padu,
Maka penghuni rumah tersebut akan mencapai tujuan yang mereka inginkan.
لا يصلح الناس فوضى لا سراة لهم
ولا سراة إذا جهالهم سادوا
Kehidupan manusia tidak akan menjadi baik tanpa pemimpin yang baik,
Dan tidak akan ada pemimpin yang baik ketika justru orang bodoh di antara mereka yang menjadi pemimpin.
تهدى الأمور بأهل الرأي ما صلحت
وإن تولوا فبالأشرار تنقادوا
Urusan akan menjadi baik dan benar dengan peran ahli ilmu,
Dan ketika mereka berpaling dari ahli ilmu maka akan mengkuti pendapat orang jelek (yang sesat dan menyesatkan).
Jadi, agar hidup ini tenang amana damai sentosa bahagia maka pondasi kehidupan berupa keimanan dan tiang-tiangnya berwujud aneka amal sholeh haruslah kuat dan kokoh.
Manakala pondasi dan tiang kehidupan manta, maka hidup di manapun akan menjadi indah nan barakah dengan kunci 4 S: Senang -Syukur, Susah- Sabar.
(di bawah rintikan hujan pagi Jum’at, 27 Sya’ban 1437 H / 3 Juni 2016 M oleh Mr. MiM).