a href=”http://darunnajah3.com/pesantren-salah-satu-sarana-meningkatkan-ukhuwah-islamiyah/ukhuwah/” rel=”attachment wp-att-2317″>img class=”alignleft size-full wp-image-2317″ title=”Ukhuwah Islamiyah|www.darunnajah3.com” src=”http://darunnajah.com/wp-content/uploads/2012/06/ukhuwah.jpg” alt=”Ukhuwah Islamiyah” width=”204″ height=”203″ />/a>a href=”http://www.darunnajah3.com”>Ukhuwah Islamiah/a> (persaudaraan Islam) adalah satu pilar kekuatan yang menjadi karakteristik masyarakat Islam. Dengan kekuatan ukhuwah, Rasulullah Saw membangun masyarakat ideal, perluas dakwah, mengangkat tinggi panji Islam, dan mengorbitkan umat Islam di pentas dunia dalam kurun waktu yang sangat singkat kurang setengah abad.

 

Betapa mulianya Ukhuwah Islamiyah yang telah diajarkan Allah SWT bila umat a href=”http://www.darunnajah3.com”>Islam/a> melakukannya, tentunya terasa lebih manis keimanan di hati dan terasa lebih indah hidup dalam naungan persaudaraan yang tulus. Inilah ukhuwah yang merupakan potensi kekuatan Islam untuk menjalin persaudaraan Islam guna mewujudkan kesejahteraan kolektif yang mengharapkan ridha Allah SWT.

Di antara unsur-unsur pokok dalam ukhuwah adalah cinta, dimana tingkatan cinta yang paling rendah adalah husnudzon (berbaik sangka kepada sesama) yang menggambarkan bersihnya hati dari perasaan hasad, benci, dengki, dan bersih dari sebab-sebab permusuhan. Dan tingkat ukhuwah yang paling tinggi adalah itsar yaitu dimana seorang muslim rela mendahului kepentingan saudaranya dari kepentingan diri pribadinya sendiri. Kita meyakini bahwa perjuangan Islam tidak akan tegak tanpa adanya ukhuwah islamiyah. Islam menjadikan persaudaraan dan iman sebagai dasar bagi aktifitas perjuangan untuk menegakkan agama Allah di muka bumi.

Ukhuwah Islamiyah akan melahirkan rasa kesatuan yang solid dan rasa kemenenangan dan kekuatan dalam hati nurani manusia. Banyak persaudaraan lain yang bukan karena landasan Islam persaudaraan itu sangat rapuh dan tidak kuat, hal yang sama terjadi dikalangan umat dewasa ini terjadi karena disebabkan mereka tidak memenuhi persyaratan ukhuwah, yaitu hilangnya mahabbah fillah (cinta karena Allah SWT ) danlemahnya keimanan kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah a href=”http://www.darunnajah.com”>bersaudara/a> karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat”/.(Q.s. Al-Hujrat:10).

Dalam Al-qur’an di ayat yang lain Allah SWT berfirman :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ اْلأَنفَالِ قُلِ اْلأَنفَالُ للهِ وَالرَّسُولِ فَاتَّقُوا اللهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنَكُمْ وَأَطِيعُوا اللهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Artinya: /Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah:”Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertaqwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan diantara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang beriman”./(Q.S. Al-Anfal:1)

Nilai penting yang dapat dirasakan dalam berukhuwah ini diantaranya :

1. Menguatkan persatuan umat, sehingga umat tidak gampang dipecah belah oleh kekuatan manapun.

2. Media untuk mewujudkan a href=”http://www.darunnajah.com”>kepedulin sosial/a>

3. Gelombang kekuatan untuk amar ma’ruf nahi mungkar di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

4. Pasar dan sekaligus modal untuk pemberdayaan perekonomian masyarakat yang riil demi kesejahteraan sosial.

Dimensi ukhuwah tidak hanya sebatas pada sektor kepedulian sosial dalam Islam saja, namun mencakup seluruh aspek kehidupan, sosial, politik, ekonomi dan lainnya karena Islam adalah solusi dari permasalahan umat, bangsa, negara dan internasional. Inilah yang ditegaskan Allah SWT dalam ayat yang artinya “Tidaklah aku utus ( Muhammad Rasulullah SAW ) melainkan untuk menebarkan kerahmatan bagi sekalian alam”.