Tidak semua orang suka naik tol. Ada yang merasa biaya tol menumpuk kalau sering bolak-balik. Ada yang lebih nyaman menyetir di jalan biasa yang pemandangannya berubah-ubah. Dan ada yang memang tidak punya akses ke gerbang tol terdekat. Bagi semua keluarga itu, ada kabar baik: pesantren di Bogor Barat bisa dijangkau sepenuhnya lewat jalan non-tol — dan salah satu rute terbaik adalah lewat Sawangan dan Parung.
Bagaimana jalur Sawangan-Parung menuju pesantren?
Jalur ini dimulai dari Sawangan, Kota Depok. Dari Sawangan, kita bergerak ke selatan menuju Parung — jaraknya sangat dekat, hanya sepuluh menit. Setelah melewati Parung, jalan lurus ke barat menembus Leuwiliang. Dan dari Leuwiliang, tinggal dua puluh menit lagi ke Bogor Barat — di mana pesantren berada.
Total perjalanan dari Sawangan ke pesantren: empat puluh lima menit sampai satu jam. Sepenuhnya non-tol. Sepenuhnya gratis dari biaya jalan. Dan sepenuhnya nyaman — karena jalurnya melewati area pedesaan yang tenang dan hijau.
Bagi keluarga yang datang dari Ciputat atau Pamulang, cukup tambahkan waktu dari titik keberangkatan ke Sawangan — biasanya lima belas sampai dua puluh menit. Dari Cinere, sepuluh menit ke Sawangan. Dari Depok Kota lewat Margonda, dua puluh menit ke Sawangan.
Kenapa jalur ini jadi favorit banyak keluarga?
Ada beberapa alasan yang konsisten disebut.
Pertama, gratis. Tidak ada biaya tol yang harus dibayar. Bagi keluarga yang rutin menjenguk anak setiap bulan, penghematan biaya tol bisa cukup signifikan dalam setahun.
Kedua, pemandangan. Jalur Parung ke Leuwiliang melewati area yang sangat hijau. Sawah, kebun, dan perbukitan menjadi pemandangan utama. Bagi anak-anak yang ikut survei, perjalanan ini sendiri sudah jadi pengalaman yang menyenangkan.
Ketiga, konsistensi waktu. Jalur ini sangat jarang macet. Satu-satunya titik yang kadang padat adalah area pasar Sawangan di pagi hari — tapi itu pun hanya lima sampai sepuluh menit. Setelah melewati Parung, jalan sudah lapang sepanjang rute.
Keempat, cocok untuk motor. Bagi keluarga yang transportasinya motor, jalur ini sangat nyaman. Jalan beraspal bagus, tidak ada tanjakan yang terlalu curam, dan udara makin segar seiring perjalanan. Banyak keluarga yang rutin menjenguk anak naik motor lewat jalur ini.
Dari mana saja bisa masuk ke jalur Sawangan-Parung?
Dari Ciputat: lewat Jalan Raya Ciputat ke Sawangan, lalu ke Parung. Total ke pesantren sekitar satu jam lima belas menit.
Dari Pamulang: lewat Pondok Cabe atau langsung ke Sawangan. Total ke pesantren sekitar satu jam.
Dari Depok Kota: lewat Margonda ke arah barat masuk Sawangan. Total sekitar satu jam lima belas menit.
Dari Cinere: turun ke Sawangan lewat Jalan Raya Cinere. Total sekitar satu jam.
Dari Lebak Bulus: lewat Tol Desari ke Sawangan (ini satu-satunya yang pakai tol sedikit), lalu dari Sawangan ikuti jalur non-tol ke Parung. Total sekitar satu jam dua puluh menit.
Pesantren apa yang ada di ujung jalur ini?
Di dataran tinggi Bogor Barat. Pesantren yang sudah mendidik santri lebih dari tiga dekade. banyak santri belajar ilmu agama dan umum terpadu. Bahasa Arab dan Inggris jadi bahasa harian. Kampus putra putri terpisah total. Fasilitas lengkap. Wali kamar mendampingi sepanjang hari. Ijazah diakui Kemenag dan Kemendikbud.
Tidak sempurna. Masih banyak yang dikembangkan. Tapi bagi keluarga yang mencari pesantren berkualitas yang aksesnya gratis tanpa tol — tempat ini layak dikunjungi.
Mau coba jalurnya?
Darunnajah 2 Cipining terletak di Bogor Barat. Jalur Sawangan-Parung-Leuwiliang adalah rute non-tol tercepat dari Depok, Ciputat, Pamulang, dan Cinere — empat puluh lima menit sampai satu jam lima belas menit tergantung titik awal.
Hubungi WhatsApp 0812111180 untuk bertanya atau merencanakan kunjungan. Tidak ada kewajiban — cukup tanya.