Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta berhasil menyelenggarakan Tes Tahdid Mustawa IKPDN Center untuk pertama kalinya pada Ahad, 25 Mei 2025. Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari alumni Darunnajah pusat dan cabang mengikuti tes ini dengan sukses. Kegiatan bersejarah ini menjadi momen kerja sama terbesar pertama antara IKPDN Center dan Darunnajah dalam mempersiapkan generasi muslim Indonesia untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Dauroh I’dadi yang diikuti oleh seluruh peserta. Program persiapan intensif ini bertujuan untuk mengulang kembali materi-materi yang akan diujikan dalam Tes Tahdid Mustawa. Dauroh I’dadi merupakan program pembekalan yang sangat penting mengingat standar ujian Universitas Al-Azhar yang tinggi dan kompetitif. Persiapan yang matang diperlukan untuk memastikan peserta dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan hasil optimal.
Selama tiga hari persiapan, para peserta didorong untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan mempelajari lima keterampilan bahasa Arab yang akan diujikan. Kelima keterampilan tersebut meliputi Muhadatsah (percakapan), Kitabah/Insya’ (menulis/mengarang), Sima’ah (menyimak), Qira’ah (membaca), dan Qawaid (tata bahasa). Setiap aspek keterampilan ini mendapat porsi latihan yang seimbang untuk memastikan peserta menguasai kemampuan bahasa Arab secara komprehensif sesuai standar Universitas Al-Azhar.
Keberhasilan penyelenggaraan perdana Tes Tahdid Mustawa di Darunnajah menandai babak baru dalam pengembangan pendidikan internasional di lingkungan pesantren. Dengan adanya program ini, santri dan alumni Darunnajah kini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan studi ke salah satu universitas Islam tertua dan paling bergengsi di dunia. Pengalaman dari penyelenggaraan perdana ini akan menjadi bekal berharga untuk pengembangan program serupa di masa mendatang, sekaligus memperkuat posisi Darunnajah sebagai lembaga pendidikan Islam yang berwawasan global.
(IKPDN Mesir – Dzaky Luqman)






