Mulai dari kemarin tanggal 18 mei 2016, diwajibkan kepada seluruh santriwati pondok pesantren putri alhasanah darunnajah9 untuk belajar malam dikelas dan diabsen oleh ketua kelas.
Pengabsenan ini bertujuan untuk mendisiplinkan dan memaksa santri untuk belajar malam. Karena satu minggu mendatang kita akan menghadapi ujian semester dua. Segala macam cara dan upaya dilakukan para ustad dan ustazah,untuk meningkatkan semangat belajar santri.
Dengan berbagai macam cara, yaitu mulai dengan seringnya latihan mengisi soal-soal, ujian harian ataupun dengan memaksa belajar malam dengan mengabsennya. Namun, dengan adanya beragam upaya ini, hanya beberapa santri saja yang antusias semangat belajr dengan cara-cara tersebut.
Santi-santri yang antusias dan semangat belajar sudah pasti santri yang rajin dan tidak mau nilainya kecil lagi pada ujian semester dua nanti. Daripada santri yang rjin lebih banyak yang malas belajar, apalgi jika belajar malam ke kelas. Karena itulah ustazah bagian TMI mewajibkan kemabali belajar malam dikelas.
Tak hanya belajar malam saja, tetapi belajar siang juga namun tidak diwajibkan dikelas tapi diluar kamar dan sekitar asrama. untuk yang ghoibhah pada belajar malampun, akan dikenakan hukuman berupa himar pelanggaran TMI.