Pemilihan Ketua OSANDN

Patah satu, tumbuh seribu. Begitulah kiranya kata-kata yang pas untuk menggambarkan pergantian OSANDN di Pondok Pesantren Annur Cidokom. Sebagai lembaga kaderisasi pemimpin ummat, Ponpes Annur terus mendidik dan memberdayakan santrinya untuk mengelola dinamika kehidupan di lingkungan pesantren dan sekitarnya disegala aspek kehidupan.

Organisasi santri Annur Darunnajah, tidak seperti OSIS di sekolah-sekolah umum, memiliki tugas dan wewenang yang jauh lebih luas dan kompleks. Mereka tidak hanya bertanggung jawab pada kegiatan ekstra kurikuler semata, tetapi juga bertanggung jawab untuk mengelola kehidupan di luar kelas seperti di Asrama, masjid dan banyak lagi.

Untuk kepengurusan OSANDN periode 2013-2014, terpilih akh Diyon (Cidokom) sebagai ketua yang lalu akan menyusun struktur kepengurusan masa bakti tersebut. Sedangkan ukhti Nurul Lutfiyah terpilih memegang amanah sebagai ketua OSANDN putri periode ini.

Mereka berdua didaulat untuk memimpin kawan-kawan mereka setelah melewati proses yang tidak mudah. Dimulai dengan fit & proper test dimana mereka harus menampilkan visi misi kepemimpinan mereka. Dilanjutkan dengan debat terbuka dihadapan adik kelas mereka. lalu dipilih secara langsung oleh santri.

Setelah terpilih pun masih harus di musyawarahkan lagi oleh asatidz dan pembimbing serta mendapat persetujuan dari pimpinan pondok. Tak jarang yang mendapat suara terbanyak harus ikhlas diganti karena beberapa pertimbangan dari pimpinan dan asatidz. Hal itu merupakan proses yang dirasa bisa mendidik santri untuk berdemokrasi (dan kritik terhadap sistem demokrasi liberal) tanpa meninggalkan nilai-nilai kebijakan yang islami.

Suasana+quick+count+pemilu+santri(1)

Pemilihan OSANDN