
Ratusan santri kelas 5 TMI dilepas menuju Kursus Mahir Dasar (KMD) dalam sebuah acara di aula Kampus 3, Rabu, 30 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Pembimbing Pramuka Harian (MABIKORI) sebagai bentuk dukungan bagi seluruh santri kelas 5 yang akan menempuh pendidikan dan pelatihan KMD di Darunnajah 19 Karawang. Setiap perjalanan besar selalu diawali dengan restu dan doa dari orang-orang di sekitar kita.
Acara pelepasan ini diikuti oleh seluruh santri kelas 5 TMI sebagai peserta. Turut hadir santri kelas 1 sampai kelas 6 serta para asatidz yang memenuhi ruangan aula. Kehadiran lintas kelas tersebut menjadikan suasana pelepasan terasa hangat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini dipandu oleh MABIKORI selaku penyelenggara utama. Sebagai pembicara, hadir Al-Ustadz Nasikun Sugik, S.E., M.M. yang menyampaikan arahan kepada para peserta sebelum berangkat. Dalam pesannya, beliau mengingatkan bahwa KMD adalah bekal penting bagi setiap santri yang kelak akan mengemban tugas sebagai pembina.
Di Pesantren, kepramukaan bukan bagian yang berdiri sendiri. Ia menjadi wadah pembentukan karakter, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, hingga kepedulian terhadap sesama. Karena itu, siapa pun yang hendak menjadi pembina pramuka harus lebih dahulu menempuh KMD, sebuah syarat mutlak yang tidak dapat dilewati oleh setiap calon pembina.
Pelepasan ini juga memiliki tujuan yang lebih luas. Para adik kelas di bawah kelas 5 diajak menyaksikan langsung betapa sakral dan seriusnya proses menuju peran pembina pramuka. Dengan melihat kakak kelasnya dilepas secara resmi, mereka dapat memahami bahwa tugas membina bukan perkara ringan, melainkan amanah yang disiapkan dengan sungguh-sungguh.

Dalam ajaran Islam, setiap amanah menuntut persiapan dan tanggung jawab. Semangat itulah yang tampak dalam acara ini: bahwa menjadi pemimpin dan pembimbing dimulai dari kesediaan untuk belajar, berlatih, dan menempa diri. Proses yang dijalani jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar gelar yang diperoleh di akhir.
Acara berjalan lancar dari awal hingga akhir. Seluruh hadirin mengikuti rangkaian kegiatan dengan aktif, baik peserta, santri lain, maupun para asatidz. Antusiasme tersebut menjadi modal semangat bagi para peserta untuk menghadapi pelatihan di Karawang.
Kini para peserta tinggal melangkah menuju KMD di Darunnajah 19 Karawang. Mari kita iringi keberangkatan mereka dengan doa agar seluruh proses berjalan lancar dan mereka kembali dengan ilmu yang bermanfaat. Bagi santri kelas di bawahnya, semangat kakak kelas ini layak dijadikan teladan untuk mempersiapkan diri sejak dini.
