JAKARTA/dn.com – Ketika para santri melaksanakan Ujian syafahi/ujian lisan, para santri menghadap kepada guru-guru dalam berbagai bidang. Namun tidak semua guru mendapatkan jadwal menguji. Oleh karena itu, beberapa guru yang tidak berkesempatan menguji, mereka mendapatkan materi pelatihan berbagai hal seperti pelatihan Tahsin qiroah/tahsin Al Qur’an, materi kepesantrenan, hingga beberapa pembahasan mengenai isu-isu kontemporer.

Hari Selasa – Jum’at, 9 – 12 Safar 1436 H/ 2 – 5 Desember 2014 dengan beberapa materi, yaitu Selasa, dengan materi Tahsin Qur’an/Qiroah oleh Ust. Thowil Akhiruddin, S.Th.I., dilanjutkan hari Rabu dengan materi Kepesantrenan, disampaikan oleh Ust. K.H. Saifuddin Arief, SH., M.H, Ust H. Hadiyanto Arief, SH., M.Bs, Ust. Ridho Makky, S.Pd.I dan Ust. Musthofa Zahir, S.Pd.I.

Hari Kamis melanjutkan materi Tahsin Qur’an oleh Ust. Ma’mun Adung, S.Ag., dan hari Jum’at Ust. Dr.H. Busthomi Ibrohim, M.A. yang membahas isu-isu kontemporer. Keseluruhan rangkaian acara pelatihan diselenggarakan di Baitul Wakif, pk 07.00 – 11.30 Wib.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam beberapa hal tersebut dan kelak saat ujian berikutnya bergantian untuk mengujinya.