PDPM 2026 Ruang Santri Kelas 6 TMI Belajar Bermasyarakat PDPM 2026 Ruang Santri Kelas 6 TMI Belajar Bermasyarakat

PDPM 2026 Ruang Santri Kelas 6 TMI Belajar Bermasyarakat

Sebagai langkah nyata sebelum menyelesaikan masa studi di pesantren, seluruh santri kelas 6 Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat Al-Islamiyyah (TMI) Pesantren Darunnajah 2 Cipining melaksanakan program Praktek Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (PDPM). Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai tanggal 28 Februari hingga 8 Maret, di wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. 

Program PDPM dirancang sebagai sarana untuk menguji kesiapan mental, spiritual, serta keilmuan para santri yang selama ini telah dipelajari di dalam lingkungan pesantren. Dalam pelaksanaannya, para santri dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk tinggal bersama warga dan mengamalkan langsung ilmu keagamaan, dakwah, hingga kepemimpinan di tengah masyarakat yang heterogen. 

PDPM 2026 Ruang Santri Kelas 6 TMI Belajar Bermasyarakat

Kecamatan Periuk dipilih sebagai lokasi pengabdian agar para santri dapat berinteraksi langsung dengan karakteristik publik perkotaan yang lebih beragam dan kritis. Guna memastikan kegiatan berjalan optimal, pengurus pesantren dan panitia juga turun langsung melakukan peninjauan berkala ke setiap titik penginapan kelompok sepanjang program berlangsung untuk memberikan bimbingan serta pengawasan berkelanjutan. 

Koordinasi penuh program ini dipimpin oleh Ustadz Jainil Purqon selaku penyelenggara utama. Selama berada di lapangan, para santri aktif membangun komunikasi dan bersinergi dengan tokoh-tokoh setempat, di antaranya Lurah Periuk Jaya, Bapak Muhdi, serta pemilik Rumah Tahfiz Prenur, Bapak Jaya Avianto. Interaksi tersebut memberikan gambaran nyata kepada para santri mengenai tata cara menggerakkan dakwah sosial secara konsisten di masyarakat. 

Rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan lancar dan interaktif. Para santri menunjukkan inisiatif yang tinggi serta antusiasme yang merata dari awal hingga akhir program pengabdian. Melalui pengalaman praktis ini, pihak pesantren berharap para santri kelas 6 TMI memperoleh bekal berharga yang siap diimplementasikan dalam kehidupan nyata pascakelulusan kelak.