Menu

Mutiara Hikman, Membaca Pesan-Pesan Dari Allah SWT., Oleh Ustazd Harir Rijal

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Gerakan Wakaf Al-Qur'an Darunnajah Charity

“Carilah (kedamaian) hatimu ditiga tempat, saat mendengarkan Al-Qur’an, saat menghadiri majelis ilmu, atau saat bersepi sendiri (dalam Ibadah). Jika engkau tidak mendapatkannya, maka memohonlah kepada Allah agar Dia memberimu hati yang lain. Karena (pada hakekatnya) engkau tak lagi memiliki hati”.
(Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah dalam kitab fawaaid: 1/149)

“Hati adalah KUNCI kebahagiaan kita…| sia-sia mencari kebagiaan dengan memanjakan diri & nafsu kita. HANYA membutuhkan SATU KUNCI akan kebahagiaan!!.. Kunci tersebut adalah: “Dekatkan diri kita dengan Allah SWT dengan penuh keimanan”.

“Manusia kurang iman itu sukanya kotor seperti Kuman. Kurang hiburan jiwa kan sunyi bagai Kuburan” & diantara hiburan orang beriman adalah membaca al Qur’an”. Apabila kita benar-benar mencintai Allāh, maka pasti kita akan tertarik membaca pesan-pesan dariNya, bukankah ayat Al Qur’ān adalah pesan-pesan Allāh kepada kita”

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Biografi Maulana Malik Ibrahim (1404-1419 M)

Maulana Malik Ibrahim rah.a putra dari Syekh Jumadil Kubra (Maulana Akbar)[1]. Pada umumnya, silsilah Maulana Malik Ibrahim dianggap termasuk keturunan Rasulullah SAW, Meskipun masih terjadi