TANGERANG SELATAN — Pondok Pesantren Putri Al-Hasanah Darunnajah 9 menyelenggarakan kegiatan Miss Nisaiyyah 2026–2027 pada Senin, 2 November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang pengembangan kreativitas, kepercayaan diri, dan potensi santriwati yang dikemas dalam suasana meriah, inspiratif, serta penuh semangat kebersamaan.

Miss Nisaiyyah merupakan kegiatan yang dirancang sebagai wadah bagi santriwati untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, serta karakter positif melalui penampilan yang menarik dan berkesan. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membangun keberanian santriwati dalam mengekspresikan diri, melatih kemampuan berkomunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan apresiasi terhadap potensi dan keunikan masing-masing individu.
Panggung Miss Nisaiyyah 2026–2027 menjadi momen istimewa bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Beragam penampilan yang ditampilkan mencerminkan kreativitas, keunikan, dan semangat para santriwati dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Melalui ajang ini, santriwati tidak hanya belajar tampil di hadapan banyak orang, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam membangun mental yang kuat, mengembangkan keterampilan sosial, serta menghargai proses dan usaha.
Puncak kegiatan ditandai dengan pengumuman para pemenang Miss Nisaiyyah 2026–2027 yang berhasil menunjukkan keunggulan dan pesona masing-masing. Keishafira Chaerani, santriwati kelas 4 TMI, berhasil meraih gelar Miss Nisaiyyah 2026–2027, sementara Calista Azka dari kelas 5 TMI berhasil memperoleh penghargaan The Best Costume atas kreativitas, keunikan, dan penampilan busana yang menarik.

Pencapaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap usaha, kreativitas, serta keberanian para santriwati dalam mengikuti kegiatan. Penghargaan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para pemenang, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh santriwati untuk terus mengembangkan kemampuan, menggali potensi diri, dan berani mencoba hal-hal baru yang positif.

Di lingkungan pesantren, kegiatan Miss Nisaiyyah juga memiliki nilai edukatif yang penting. Ajang ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang membantu santriwati mengembangkan keterampilan interpersonal, kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi. Selain itu, kegiatan ini turut menanamkan nilai sportivitas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan sikap saling menghargai dalam setiap prosesnya.
Melalui kegiatan ini, Darunnajah 9 Al-Hasanah berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik dan pembinaan keagamaan, tetapi juga memberikan ruang bagi santriwati untuk berkembang secara menyeluruh. Keseimbangan antara ilmu pengetahuan, akhlak, kreativitas, dan keterampilan sosial menjadi bagian penting dalam mempersiapkan santriwati menghadapi tantangan masa depan.

Miss Nisaiyyah 2026–2027 diharapkan mampu menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berkarya, memperkuat kebersamaan, serta membangun generasi santriwati yang percaya diri, berkarakter, dan memiliki potensi unggul. Setiap santriwati memiliki kesempatan untuk bersinar dengan keistimewaan masing-masing, tanpa harus kehilangan identitas, nilai-nilai kepesantrenan, dan akhlak mulia yang menjadi landasan utama pendidikan.
Selamat kepada Keishafira Chaerani dan Calista Azka atas pencapaian yang membanggakan. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh santriwati Darunnajah 9 Al-Hasanah untuk terus berani melangkah, mengembangkan potensi diri, serta menghadirkan karya dan prestasi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Miss Nisaiyyah 2026–2027: Mengembangkan Potensi, Menumbuhkan Percaya Diri, dan Menginspirasi Generasi Santriwati.
