Alqur’an adalah kitab penyempurna dari kitab-kitab allah sebelumnya sebagai kabar gembira bagi umat manusia karena dengan diturunkanya al-qur’an menjadi petunjuk yang sempurna bagi seluruh umat manusia seperti firman allah dalam al-qur’an: “Dia menurunkan Kitab (al-Qur’ān) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil.”(Q.S. Ăli ‘Imrān/3 : 3). Alquran adalah kitab suci yang diturunkan kepada nabi Muhammad S.A.W sebagai mukjijat dari allah untuk seluruh alam.

menghafal alquran merupakan hal yang paling mulia bagi setiap orang yang menghafalnya, namun dalam menghafal al-quran pasti selalu ada problem yang menghambat kita untuk menghafalnya agar kita bisa menghafalnya setiap waktu. Tapi kita disini mempunyai cara agar anda dapat dapat menghafal alqur’an dengan cepat dan lancar.

Berikut ini beberapa cara mengahfal Al-Qur’an dengan mudah, cepat dan lancar:

  1. Niat Ikhlas Karena Allah

Sebelum memulai menghafal Al-Qur’an, niat harus menjadi perhatian utama. Untuk apa anda menghafal Al-Qur’an? Apakah anda menghafal Al-Qur’an karena ingin dikatakan Hafizh? ataukah anda ingin menghafal Al-Qur’an agar bisa mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan pendidikan dengan mudah? Apakah anda ingin mengahafal Al-Qur’an semata-mata untuk menyenangkan hati orangtua?

Bila niat anda menghafal Al-Qur’an karena hal-hal tersebut, maka sangat wajar bila anda merasakan kesulitan dalam menghafal. Dalam menghafal Al-Qur’an, niat harus benar-benar murni karena ingin mendapatkan ridho Allah Ta’ala. Ada pun nikmat dunia, insya Allah akan berikan kepada para penghafal Al-Qur’an.

Kemudian bila anda merasa telah ikhlas semata karena anda menghafal, lalu masih merasa kesulitan, bersabarlah. Mungkin beberapa waktu kemudian anda akan benar-benar merasakan kemudahan dalam menghafal, atau Allah menghendaki pahala yang banyak kepada Anda dengan terus mengulangi ayat demi ayat Al-Qur’an.

  1. Mulai Dari Sekarang

Sumber: ummi-online.com

Kalau anda tidak segera mulai menghafal, kapan anda dapat menyelesaikan hafalan tiga juz. Tidak perlu menunggu momen yang tepat. Mulailah menghafal sedikit demi sedikit dari sekarang. Menunda-nunda waktu akan membuat semangat anda untuk khatam 30 juz perlahan akan luntur.

  1. Menghafal Dari Satu Cetakan Mushaf

Menghafal Al-Qur’an dari cetakan yang sama akan sangat berpengaruh pada kecepatan menghafal anda. Hafalan akan lebih mudah lengket dalam memori anda, bila mushaf yang anda gunakan dari satu cetakan yang sama. Sangat tidak disarankan bergonta-ganti mushaf dalam menghafal, karena sangat mempengaruhi kecepatan hafalan, maupun kekuatan hafalan.

Selain Cetakan yang sama, gunakan Al-Qur’an yang lebih mudah anda baca. Anda bisa membeli Al-Qur’an dari cetakan-cetakan yang terkenal lalu konsisten menggunakan mushaf tersebut, baik saat masih menghafal maupun setelah anda selesai menghafal dan mulai masuk apda tahap murojaah.

  1. Baca Berulang-Ulang

Tidak orang yang bisa menghafal banyak ayat-ayat Al-Qur’an bila malas membaca dan mengulang-ulang ayat tersebut. Ketahuilah mereka yang terkenal cepat hafalannya, kesungguhannya mengulang-ulang ayat yang mereka hafal itulah kuncinya. Semakin sering anda mengulangi satu ayat, akan lebih mudah ayat tersebut lengket diingatan anda.

  1. Menyetorkan Hafalan Dihadapan Qori Yang Lebih Mahir

Berapa pun ayat yang anda hafal, setorkan kepada orang yang bacaannya bagus dan faham ilmu tajwid. seperti imam-imam masjid, guru tahfiz, guru ngaji di mana pun. Usahakan menyetorkan hafalan Al-Qur’an minimal satu kali setiap hari. Agar anda bisa lebih cepat menyelesaikan hafalan tiga puluh juz sempurna, disiplinlah dalam menyetorkan hafalan, jangan lewat satu hari tanpa menyetorkan hafalan.

Untuk menyetor hafalan Al-Qur’an, tidak mesti menunggu sampai satu lembar atau satu halaman baru menyetorkannya. Kalau dalam satu hari cuma bisa hafal satu ayat, setorkan yang telah anda dapat hafal hari itu. Dengan menyetorkan hafalan, motivasi untuk menambah hafalan baru akan lebih meningkat.

Setorkan hafalan anda pada orang yang memang bacaannya bagus dan faham ilmu tajwid. Jangan setorkan hafalan kepada orang yang bacaannya tidak baik, apalagi kalau dia tidak faham ilmu tajwid. Ini akan sangat berpengaruh pada bagus tidaknya hafalan anda. Bila anda menyetorkan hafalan kepada orang yang tidak ahli, boleh jadi dia melewatkan kesalahan yang anda lakukan dalam menghafal, dan anda pun tetap dalam kesalahan tersebut.

  1. Menghafal Pada Waktu Terbaik untuk Menghafal

Secara umum, waktu terbaik untuk menghafal adalah sebelum dan setelah fajar. Pada waktu ini, otak masih segar dan keadaan juga tenang, sehingga hafalan akan lebih cepat masuk saat menghafal pada waktu-waktu tersebut.

Bukan berarti anda hanya menghafal pada itu saja, karena sebagian orang merasa hafalannya lebih mudah masuk pada waktu dhuha, yang lain mengatakan lebih suka menghafal setelah zuhur, sebagian mengatakan hafalannya lebih cepat masuk setelah asar, atau magrib, atau setelah isya. Setiap orang memang memiliki perbedaan dalam hal ini.

  1. Tidak Menghafal banyak sekaligus

Saat baru mulai menghafal, jangan paksakan diri anda menghafal Al-Qur’an dalam jumlah yang banyak sekaligus. menghafal sedikit demi sedikit secara konsisten jauh lebih baik.

Anda boleh-boleh saja menghafal dan menyetorkan hafalan setiap hari dengan jumlah yang banyak, misal seperempat juz, namun hal itu harus diimbangi dengan waktu murojaah yang lebih banyak pula. Hal ini untuk tetap menjaga kekokohan hafalan anda.

  1. Mengutamakan Durasi

Komitmenlah pada durasi waktu anda mengahfal, bukan pada jumlah ayat yang harus anda hafal. Bila anda biasanya menghafal selama dua jam setiap hari, komitmenlah dengan dua jam tersebut. Berapa ayat pun yang anda hafal, yang terpenting anda harus mengahfal selama dua jam.

  1. Menghafal Dengan Metode Yang Paling Cocok Dengan Anda

Setiap orang punya cara yang lebih mudah untuk meghafal. Jangan paksakan mengikuti suatu metode menghafal hanya karena orang lain bisa menghafal cepat dengan metode tersebut. Anda boleh mencobanya, bila sesuai, ikuti. Bila tidak sesuai, sebaiknya pakai metode yang lain.

  1. Mengulangi Hafalan Setiap Waktu Sholat

Manfaatkan waktu sebelum atau sesudah sholat wajib lima waktu untuk menghafal atau mengulangi hafalan. Sisihkan waktu minimal 15 menit dan konsistenlah. Anda bisa manfaatkan waktu menunggu waktu sholat sambil mengulangi hafalan. Dengan demikian, anda juga bisa sholat tepat waktu lima kali sehari.

Bila anda konsisten mengulangi hafalan 15 atau 20 menit sebelum atau sesudah sholat wajib lima kali sehari, maka insya Allah hafalan anda bisa tetap terjaga tanpa memberatkan anda terkait dengan waktu mengahfal.

  1. Meluangkan Waktu Khusus Untuk Mengulang Hafalan

Selain waktu sholat wajib 5 kali sehari, anda juga harus meluangkan waktu khusus setiap ahri untuk murojaah hafalan. Ini demi kelancaran dan kekokohan hafalan anda. Semakin banyak hafalan anda, semakin banyak pula waktu yang harus anda alokasikan untuk mengulang.

  1. Mengurangi Makan, Berbicara, dan Tidur

Tanpa disadari, hal-hal diatas sangat berpengaruh pada kecepatan hafalan dan kemampuan mengingat hafalan. Banyak tidur, makan, dan berbicara akan membuat otak menjadi lemah dalam menghafal, terutama dalam menghafal Al-Qur’an.

  1. Menghafal Untuk Setia, Bukan Untuk Khatam

Saat mulai menghafal, niatkan untuk menghafal bukan untuk khatam tapi untuk setia dengan Al-Qur’an, agar setelah menyelesaikan hafalan 30 juz, anda tidak meninggalkan Al-Qur’an dan tetap semangat mengulang hafalan. Tetap menjaga metode dalam Cara Menghafal Al-Qur’an yang kamu sukai karen dengan demikian akan lebih membuat kamu senang dengan Al-Qur’an.

  1. Banyak Berdo’a

Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha Cara Menghafal Al-Qur’an, Allah yang menentukan dengan kehendaknya. Karena itu, perbanyaklah doa memohon kekuatan hafalan. Gunakan waktu-waktu doa mustajab untuk memohon agar Allah memberikan anda semagat dan kemudahan dalam menghafal kitabNya.

Kesimpulanya kita sebagai umat muslim harus bisa menghafal al-qur’an karena al-qur’an adalah pedoman umat manusia dan sebagai bekal kita di akhirat nanti karena tingkatan orang masuk surga salah satunya adalah dengan hafalan qur’an mereka, maka marilah kita dari sekarang banyak-banyak menghafal al-qur’an untuk bekal kita untuk menuju kemenanga abadi di akhirat nanti.

Sumber: http://bunayya.id

By: [email protected]