Direct method adalah metode pengajaran bahasa yang menekankan penggunaan langsung — santri belajar bahasa Arab atau Inggris dengan langsung menggunakannya dalam percakapan, bukan dengan menerjemahkan dari bahasa Indonesia. Metode ini sudah diterapkan di banyak pesantren modern dan menjadi salah satu ciri khas yang cukup dikenal.
Bagaimana cara kerjanya?
Ustadz mengajar dalam bahasa target. Pertanyaan dijawab dalam bahasa target. Dan di luar kelas, santri wajib menggunakan bahasa target dalam percakapan sehari-hari. Tidak ada proses terjemahan di tengah — otak dipaksa untuk berpikir langsung dalam bahasa yang sedang dipelajari.
Di awal, ini sangat sulit. Santri mungkin hanya menangkap beberapa kata dan banyak yang salah. Tapi karena pengulangan terjadi setiap hari, kemampuan tumbuh secara bertahap. Setelah beberapa bulan, percakapan dasar mulai terasa natural.
Apakah metode ini membuat semua santri cepat fasih? Tidak. Kata cepat itu relatif. Ada yang berkembang dalam hitungan bulan, ada yang butuh tahun. Hasilnya sangat dipengaruhi oleh keberanian santri untuk mencoba tanpa takut salah. Anak yang berani salah biasanya belajar lebih cepat.
Salah satu pesantren di Bogor
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menerapkan direct method untuk bahasa Arab dan Inggris. Metode ini sudah berjalan lama dan cukup terbukti bagi banyak santri — meskipun hasilnya tetap bervariasi. Hubungi lewat WhatsApp 0812111180.