“Menjadi Pribadi Yang Sempurna” Emang Bisa?

Menjadi Pribadi Yang Sempurna

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Tabiat manusia memang tidak ada yang sempurna, pasti memiliki banyak kekurangan. Ada yang unggul di suatu bidang, tapi lemah di bidang yang lain. Ada yang lemah dalam suatu pekerjaan tetapi ternyata memiliki potensi bakat dibidang lain.

Sebagaimana Sabda Nabi yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الخَطَّائِيْنَ التَوَّابُوْنَ

“Seluruh Bani Adam (manusia) banyak melakukan kesalahan (dosa), dan sebaik-baik manusia yang banyak kesalahannya (dosanya) adalah yang banyak bertaubat.” (hasan, lihat shahih at-Targhib wa at-Tarhib 3139)

Dari hadist diatas saja kita semua bisa memahami, bahwasanya manusia pasti tidak akan luput dari kesalahan, tetapi dari situ jugalah manusia bisa menjadi yang terbaik, kalau dalam konteks Dosa tentu dengan bertaubat, kalau dalam konteks umum lain bisa dilakukan dengan perbaikan dan menghindari kesalahan yang sama.

Artinya kesalahan itulah yang akan membuat kita belajar, dan semakin baik lagi, tentunya jika kita mau belajar dan memperbaiki diri

Al Qur’an mengisahkan tentang nabi Yunus ‘alaihis salam yang pada masanya pernah melakukan kesalahan, yaitu meninggalkan medan dakwah yang harus dilaluinya. Sampai sampai Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam al qur’an

فَلَوۡلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلۡمُسَبِّحِينَ

Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah,

لَلَبِثَ فِي بَطۡنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ

niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari kebangkitan. (Surat Ash-Shaffat, Ayat 143-144)

Jika seorang nabi saja bisa berbuat salah apalah lagi kita yang hanya manusia biasa. Lalu bagaimana kita menjadi sempurna??

Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam adalah manusia paling sempurna di dunia, maka dengan mengikuti petunjuknyalah kita akan menjadi manusia yang lebih baik walaupun belum sampai pada peringkat sempurna

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289)

Maka dari itu, Motivasikan dirimu untuk menjadi manusia paling bermanfaat bagi yang lain agar menjadi Sebaik-baik manusia [WARDAN/Yahya]

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Detik-detik melepas K.H. Saifuddin Arief

KH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief Memotivasi Santri Untuk BerprestasiDokumentasi Pemakaman K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.HKalimat Takziah K.H. Nasir