Memilih Teman Yang Baik Untuk Anak

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Darunnajah Kindergarten, 01/06

Walaupun masih dini, Orang tua harus tetap memperhatikan tumbuh kembang si anak dalam hal berinteraksi dengan sesamanya. Pergaulannya sekarang adalah cerminan etikanya di masa mendatang. Kendati lingkungan keluarga telah terbina dengan baik, semua akan kacau bila ia melangkah pada jalur lingkungan yang salah. Maka perlu untuk sedini mungkin membantunya bersosialisasi pada lingkungan yang tepat. Hingga di kemudian hari tak akan ada masalah yang timbul dari pergaulan yang salah, kriminalitas hingga kedurhakaan anak terhadap orang tuanya.

Seperti biasa sebagai langkah awal, jadikan Orang tua sebagai figur yang baik di mata Anak sendiri. Anda bisa tunjukkan dari bagaimana cara memilih sahabat yang baik, misalnya teman sekelompok ketika beribadah. Dan terangkan juga bagaimana alasan Anda memilihnya untuk menjadi teman. Misalnya karena kejujuran orang tersebut dan dampaknya jika Anda berteman dengannya dengan hadirnya pengaruh baik yang berdampak positif pada hidup Anda.

Tidak baik jika orang tua berburuk sangka lantas membatasi pergaulan Anak. Cobalah membuka mata lebih lebar dan berikan perhatian bagaimana dampaknya terhadap di anak. Jika mulai terjadi pengaruh buruk secara nyata, Anda bisa melakukan langkah pembatasan sambil tetap menerangkan bagaimana alasannya dengan baik dan terbuka pada anak. Anak yang lebih muda akan lebih menurut pada Anda. Terlebih jika Anda menyampaikannya dengan baik.

Ketika sang anak telah menemukan teman, maka tugas selanjutnya adalah membuat mereka nyaman. Hal ini tentu akan membuat hubungan anak dengan temannya akan semakin baik. Jika memungkinkan, Anda perlu memberikan jaringan yang dpat menjadikan mereka semakin baik seperti mengantarkan mereka ke perpustakaan kota setiap minggu atau terkadang membuatkan tambahan bekal untuk teman anak Anda.

Hal selanjutnya adalah tetap memberikan bimbingan pada anak walaupun mereka tetap bebas untuk berteman dengan siapapun. Ketika mereka mendapatkan teman yang kurang baik, maka jangan memaksanya untuk berpisah begitu saja. Terangkanlah bagaimana seharusnya mereka beretika ketika memiliki teman. Selanjutnya beri mereka filter yang kuat berupa didikan yang baik. Dengan dasar yang baik, mereka dapat mempertahankan keaslian jati diri mereka walaupun berteman dengan siapa saja. Bahkan mungkin ia dapat berperan positif bagi teman-temannya yang justru dalam wilayah yang sebaliknya. Hal ini akan melatih anak untuk bertanggung jawab terhadap rekan-rekannya

Walaupun sejatinya anak bebas berteman dengan siapa saja, peran Anda sebagai orang tua tetap mutlak dibutuhkan, khususnya ketia usia mereka masih dini. Lingkungan berperan penting dlam pertumbuhan mentalnya, terlebih pada sahabat yang ia pilih. Orang tua yang baik tentu tahu bagaimana mebentengi anak agar tak larut dalam arus pergaulan bebas. Bantulah ia bersosialisasi dan kelak ia akan mengetahui dengan gamblang bagaimana dan mana teman yang seharusnya ia pilih untuk dijadikan sahabat atau panutan.

share

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Video Call Santri Dengan Orang Tua

Pesantren memberi fasilitas video call gratis bagi santri untuk menjalin komunikasi yang baik dengan ayah dan ibu tercinta Darunnajah Principal’s Speech On The Courtesy Call