Meluangkan Waktu Membaca Al-Qur’an di Tengah Wabah Pandemi

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Sebagaimana yang telah kita ketahui sebagai umat muslim bahwasannya Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhamad SAW yang disampaikan melalui perantara Malaikat Jibril. Dalam syariat islam, membaca Al-Qur’an dinilai sebagai salah satu ibadah kepada Allah dan menjadi salah satu cara bagi para umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kita sebagai umat muslim janganlah merasa berat untuk membaca Al-Qur’an, sempatkanlah membaca Al-Qur’an dalam sehari walaupun hanya satu muka surat, jangan hanya membaca Al-Qur’an di waktu luang, apalagi ditengah pandemi seperti ini kebanyakan dari umat muslim melakukan segala kegiatan dari rumah sehingga memungkinkan untuk meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an, karena apabila sehari itu tidak membaca Al-Qur’an maka hati mereka seperti rumah kosong, seperti hadits dibawah ini:

“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. dia berkata: Rasulullah S.A.W. bersabda: Sesungguhnya seorang yang satu hari ia tidak membaca Al-Qur’an, sungguh hatinya kalbaiti Khorbi seperti rumah kosong”. (H.R. Ahmad, Hakim, dan Tirmidzi)

Membaca Al-Qur’an adalah salah satu cara yang dahsyat untuk meningkatkan keimanan, menurut Syaikh Prof. Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr didalam kitabnya Asbab Ziyadatil Iman Wa Nuqshanihi menjelaskan bahwasannya ada tiga cara dahsyat untuk meningkatkan keimanan, yaitu:

  1. Mempelajari Ilmu yang bermanfaat, diantaranya adalah membaca Al-Qur’an dan mentadaburinya
  2. Memperhatikan ayat-ayat Allah yang kauniyah
  3. Bersungguh-sunguh dalam beramal saleh, baik dengan hati, lisan, maupun anggota tubuh lahiriyah, termasuk berdakwah dijalan Allah.

Dengan demikian mari warnai hidup kita dengan lantunan-lantunan kalam ilahi karena Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita dan Al-Qur’an sebagai cahaya penerang di hari kiamat seperti dalam Hadits, Rasulullah SAW bersabda:

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat bagi para pembacanya” (HR. Muslim)

Dan hidup kita akan berada dalam kebahagiaan dan kebaikan apabila kita melengkapinya dengan membaca dan belajar al-qur’an dan mencetak anak-anak kita kelak menjadi generasi Qurani, sebagaimana kutipan dari Abdullah bin Isa. AnNafaqah`alal ‘Iyaal, Ibnu Abid Dunya: “Senantiasa umat ini berada dalam kebaikan, selama anak-anak mereka belajar Al-Qur’an”.

(dn.com/Nafisah)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Selfie dan Wefie sebagai Media Dakwah dengan Lensa

Di zaman milenial sekarang ini, salah satu trend yang paling berkembang adalah foto selfie. Tidak dipungkiri, semua orang yang ada di dunia pasti pernah mengambil