Menu

Lagi, Guru Darunnajah Ikuti Seminar Internasional

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Civitas Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor kembali mendapatkan kesempatan emas mengikuti forum ilmiah internasional. Kini undangan seminar datang dari Fakultas Dirasah Islamiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Para Narasumber Bersama Pejabat UIN Jakarta

Seminar internasional keenam itu telah sukses dilaksanakan pada Rabu, 14 November 2018 dengan menghadirkan narasumber dari Mesir, Sudan, Yaman dan Indonesia.

الشيخ أحمد عصام عبد الجيد التمادي

Para pembicara tersebut ada yang berasal dari Sudan yaitu Dr.  Hasan Al Haj Adam Abdul Karim, Syekh Faishal Hamood dari Yaman, Syekh Ahmad Isham Abdul Jayyid At Tamadiy dari Mesir dan KH. Ahmad Baso dari Indonesia.

Syekh Ahmad Isham Abdul Jayyid At Tamadiy juga merupakan salah-satu mab’uts Al Azhar Mesir yang ditugsakan di Darunnajah Cipining sejak tahun lalu dari 29 orang delegasi yang tersebar di berbagai daerah Indonesia.

Seminar ini bertajuk اللغة العربية وعاء علوم وبناء حضارة

Ratusan peserta dark berbagai daerah tampak antusias menyimak pemaparan para ahli dari pukul 09.00 – 11.50 wib.

Peserta dari Darunnajah Cipining berjumlah 3 orang yakni ustadz Ahmad Rosikhin Wasyraf, M.M.Pd, ustadz Adnan Al Hafidh dan ustadzah Minahul Fikriyah Al Hafidhah serta satu orang guide syekh dan fotografer pesantren.

Ustadz Rosikhin yang notabene sebagai Master Guru Bahasa Arab di Darunnajah Cipining menyampaikan kesannya kepada reporter WARDAN bahwa dengan mengikuti seminar ini bisa mengukur diri sendiri (self esteem) dalam memahami pemaparan yang langsung disampaikan oleh native speaker. Ia juga menangkap kesan ‘kekesalan’ nara sumber dari luar negeri terhadap nara sumber dari dalam negeri yang lebih dominan menggunakan bahasa Indonesia dalam seminar internasional Bahasa Arab.

Ustadz Rosikhin beberapa tahun silam juga pernah mengikuti seminar internasional Al Qur’an dari sisi bahasa dan tafsirnya yang dilaksanakan di Universitas Negeri Jakarta berkerjasama dengan Universitas Almania dan Universitas Thanta (keduanya di Mesir) yang dipanitiai oleh Ittihadul Mudarrisin Lillughatil ‘Arabiyah (IMLA) Indonesia  bersama ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom. (wardan/mr. mim)

 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait