Sehubungan dengan Program Pemerintah dalam hal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yaitu kegiatan BELKADA (Bulan Eliminasi Kaki Gajah), maka bersamaan dengan itu UPF Lebakwangi mengadakan kegiatan Pertemuan Sosialisasi dan Pelatihan Kader BELKADA, yang di adakan pada hari Kamis, 15 September 2016 di UPF Lebakwangi.

Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan Pos Puskesmas yang ada di setiap desa, diantaranya Desa Cinta Manik, Desa Argapura, Desa Lebakwangi, dan Desa Cipining, berikut dengan para Rt/Rw desa masing-masing. Dan Darunnajah juga berkesempatan mengirim perwakilan diantaranya adalah, Ustad Khoirul Mahfudz dan Ustazah Fera Indriani.

Acara ini di awali dengan pembukaan, penjelasan materi tentang Apa itu Filariasis..???, dan terakhir adalah tanya jawab. Filariasis atau penyakit Kaki Gajah adalah penyakit menular yang di sebabkan oleh cacing Filarial dan ditularkan oleh beberapa jenis nyamuk. Penyakit kaki gajah ini atau dalam istilah medisnya biasa di sebut dengan Filariasis sifatnya kronis atau menahun. Apabila tidak mendapatkan pengobatan mengakibatkan cacat menetap, berubah pembesaran  kaki, tangan, alat kelamin baik laki-laki maupun perempuan.

Cara penularannya melalui nyamuk yang menggigit dan menghisap darah seseorang yang tertular sebelumnya. Gejala Klinis, demam berulang 3-4 hari tanpa sebab, demam dapat hilang bila istirahat dan timbul lagi setelah bekerja berat atau lelah. Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa luka) di lipatan paha, ketiak tampak kemerahan, panas dan sakit karena seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala lanjut atau kronis terlihat jelas, yaitu Elephantiasis (pembesaran tungkai, lengan, buah dada), dan Hudrokel.

Nyamuk penular (vektor)  itu terdiri dari 23 nyamuk di antaranya Spesies dari Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes, Armigeres dan masih banyak lagi. Dan tersebar luas di seluruh Indonesia sesuai dengan keadaan lingkungan habitatnya, seperti Rawa, Sawah, Got, dan Hutan.

Beberapa tips pencegahan Filariasis atau Kaki Gajah

  • hindari gigitan nyamuk
  • ventilasi hendaknya menggunakan kawat
  • gunakan selalu obat anti gigit nyamuk
  • tidur menggunakan kelambu
  • berantas sarang nyamuk
  • berantas dengan 3M plus
  • bersihkan selokan-selokan atau got
  • bersihkan semak-semak
  • hendaknya penderita penyakit Filariasis diharapkan untuk memeriksakan  kondisinya ke dokter, agar dapat mendapatkan penanganan obat-obatan sehingga tidak menyebabkan penularan kepada masyarakat lainnya.

Obat yang digunakan adalah DEC (Diethil Carbamazine Citrate)  adalah satu-satunya obat yang orang ampuh, sifatnya membunuh Mikrofilaria dan Mikrofilaria (cacing dewasa).

Program Pemerintah dalam Memberantas atau Mengeliminasi Penyakit Kaki Gajah di masyarakat bertujuan sebagai berikut.

Umum :

  • Terselenggaranya POPM terhadap seluruh penduduk sasaran secara serentak

Khusus :

  • Cakupan POPM Filariasis > 85%
  • Menhrunkan angka rate < 1% (Kab. Bogor 1,92%)

Program ini di laksanakan selama 5 tahun dan tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaan. (Wardan/Fera Indriani)