Ratusan bahkan ribuan pendaftar seleksi beasiswa ke Universitas Al-Azhar Cairo , Sabtu 2 Juni 2012 memadati 5 (lima) Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri yang ditunjuk Kementerian Agama sebagai penyelenggara seleksi, Salah satunya adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ujian seleksi ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada hari Sabtu 2 Juni 2012, peserta diseleksi oleh penguji lokal yang merupakan lulusan Universitas Al-Azhar. 3 alumni Darunnajah Cipining pun mengambil kesempatan emas ini untuk menjadi mahasiswa di universitas Islam tertua di dunia. mereka adalah Fatih Abdul Aziz asal Jakarta , Abdul Jhabar asal Tangerang dan Ahmad Fahmi Kamil asal Bekasi.
Melihat penyeleksian Universitas Al-Azhar cukup ketat yang ditinjau dari proses penyeleksian yang tak sedikit menggugurkan para peserta. Para pesrta harus lebih memicu berbagai usaha, menegakan niat untuk meloloskan diri, maka IKPDN berijtihad untuk mengadakan bimbingan test sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya. Rencana ini Yang terorganisir langsung melalui organisasi ppmb ikpdn Dimesir dan alhamdulillah beberapa kali microtes (uji kematangan kemampuan) hasil menyatakan lulus tahap pertama.
Mengetahui hasil yang cukup memuaskan, bimbingan lebih dikencangkan. microtest serta bimbingan ini di motori oleh H. Asep Awaludin L.c (alumni Darunnajah Cipining ) yang lulus tahun 2012 dan ustadzah Wirdah Fakhiroh Fachri M.A(alumni Darunnajah Jakarta) keduanya merupakan alumni dari universitas Al-Azhar Kairo. Dengan berbagai macam bimbingan, seperti : tahfidz al-qur’an, muhadatsah, dan try out guna mendapatkan hasil yang diinginkan .
Ujian seleksi tahap 2, Seleksi dilakukan tidak jauh berbeda dengan ujian sebelumnya melalui mekanisme ujian tulis dan lisan (menggunakan bahasa arab) hanya saja tim penguji langsung didatangkan dari universitas al-Azhar. Ujian tulis meliputi komponen tahfidz Al-Quran, maharat al-qiraah, wawasan keagamaan. Sedangkan ujian lisan meliputi uji tahfidz dan maharat al-kalam dalam bahasa Arab.
Sebagai peserta yang berhasil lolos dari penyeleksian tahap pertama bukan berarti langsung berhak untuk berangkat studi ,masih ada tahap penentuan berikutnya yaitu penyeleksian tahap kedua. Pada tahap pertama alhamdulillah 3 alumni Darunnajah Cipining merasakan kelegaan karena sukses pada test tahap pertama namun perjuangan belum berhenti sampai disana karena pada tahap kedua, pada tahap inilah yang menentukan berhak atau tidak. siapa mereka yang berhak menduduki kursi di perkuliahan di al-Azhar Mesir.
Ujian tahap kedua diadakan di Madrasah Aliyah Negri 4 Jakarta Selatan , tepatnya di Pukul 09.00 tepat. Ujian berlangsung hebat dengan wajah-wajah tanpa keraguan, penuh dengan semangat . Ujian tahap kedua juga sama dengan mekanisme tahap pertama yakni memiliki dua sesi, pertama adalah ujian tulis dan sesi kedua ujian lisan. 10 hari setelah ujian, hasil akan langsung dapat dilihat melaui internet.
Mereka yang dinyatakan lulus otomatis diterima di Universitas Al-azhar. Waktu pengumuman hasil penyeleksian pun datang , dengan mengucap syukur kehadirat ilahi robbi karena Alhamdulillah nama ketiga alumni Darunnajah Cipining tercantum sebagai calon mahasiswa Al-Azhar. “ Insya Allah kami akan terus mengharumkan nama islam , bertafaqquh fiddien dan selalu meneggakkan kalimat-kalimat Allah dengan hasil yang membuat nafas kami lega!”, ujar Jabar mengomentari pengumuman tersebut. -Bersambung-(WARDAN/Abu Ezzat El Wazira)