Rabu, 6 Agustus 2025 / 12 Safar 1447 H — Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta kedatangan oleh Prof. Dr. Syekh Muhammad bin Sa’ad Asy-Syawai, Guru Besar Ilmu Nahwu dan Sharaf dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Riyadh, Arab Saudi. Beliau juga merupakan salah satu pembicara dalam Pertemuan Ilmiah Internasional Bahasa Arab (PINBA) yang diselenggarakan oleh IMLA (Ittihadu Mudarrisi al-Lughah al-‘Arabiyyah).
Kedatangan beliau disambut oleh jajaran Rektorat Universitas Darunnajah di Baitun Nadwah. Seusai Shalat Dzuhur, beliau memberikan tausiyah dan nasehat di hadapan ribuan santri yang memenuhi Masjid Jami’ Darunnajah dengan penuh antusias.
Dalam penyampaiannya, Prof. Syekh Muhammad menekankan lima poin penting yang menjadi bekal utama dalam mempelajari dan mengamalkan bahasa Arab, sekaligus menjadi karakter dasar seorang penuntut ilmu:
- Bahasa Arab jangan diajarkan dengan terjemahan ke bahasa lain. Hal ini untuk menjaga kekayaan makna dan konteks asli bahasa Arab itu sendiri.
- Perhatikan pengucapan huruf-huruf Arab secara benar, karena banyak huruf dalam bahasa Arab yang tidak ada dalam bahasa lain, seperti ث, ع, ط. Ketepatan makharij (tempat keluarnya huruf) sangat berpengaruh terhadap makna.
- Perbanyak membaca dan menghafal Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah sumber utama kekuatan dalam penguasaan bahasa Arab yang murni dan fasih.
- Penuntut ilmu harus bermuamalah dengan baik, baik kepada sesama teman maupun kepada guru-gurunya. Akhlak adalah fondasi keberkahan ilmu.
- Carilah teman yang fasih dalam berbahasa Arab, lalu banyaklah berinteraksi dengannya agar kemampuan bahasa semakin berkembang.
Nasihat tersebut disampaikan untuk menggugah semangat para santri agar semakin mencintai bahasa Arab serta menghargai proses menuntut ilmu dengan adab dan akhlak yang luhur.
Kunjungan Prof. Dr. Syekh Muhammad bin Sa’ad Asy-Syawai ini mempererat hubungan akademik dan keilmuan antara Darunnajah dan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Riyadh. (Silfi Wafiq)




