Guru Besar Fakultas Dakwah Universitas Al-Azhar Mesir, Prof. Dr. Jamal Faruq ad-Daqqaq, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah beserta seluruh jajaran pengelola atas sambutan hangat yang diberikan kepada beliau.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Jamal mengungkapkan kebahagiaannya dapat menyaksikan secara langsung kehidupan para santri Darunnajah. Menurutnya, jumlah santri yang banyak dengan wajah-wajah yang bercahaya mencerminkan kesungguhan mereka dalam beribadah, menuntut ilmu, serta memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.
Beliau juga menyampaikan rasa kagumnya terhadap Pondok Pesantren Darunnajah yang dinilai konsisten dalam mensyiarkan ajaran Islam dengan nilai-nilai kemoderatan (wasathiyatul Islam). Nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi dan misi Universitas Al-Azhar Al-Syarif yang sejak lama berada di garda terdepan dalam menjaga dan menggaungkan Islam moderat (Islam mu’tadil).
Dalam arahannya kepada para santri, Prof. Jamal menekankan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu. Ia mengingatkan nasihat Imam Syafi’i rahimahullah yang masyhur, “Yaa akhiy lan tanaalal ‘ilma illaa bi sittatin…” yang menegaskan bahwa ilmu hanya dapat diraih dengan enam perkara, di antaranya kecerdasan, semangat, kesabaran, dan waktu yang panjang.
Lebih lanjut, Prof. Jamal berbagi pengalamannya saat berada di Mesir. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar murid-muridnya di Al-Azhar berasal dari Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara, yang dikenal memiliki kecintaan luar biasa terhadap Al-Azhar. Hal tersebut tidak terlepas dari peran Al-Azhar sebagai kiblat keilmuan Islam dunia dan penjaga nilai-nilai kemoderatan Islam.
Oleh karena itu, Prof. Jamal berharap para santri Darunnajah juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Azhar Al-Syarif, bahkan bercita-cita untuk melanjutkan studi di universitas tertua tersebut.
Di akhir penyampaiannya, Prof. Jamal menegaskan bahwa ilmu yang banyak tidak akan bermakna jika tidak disertai dengan akhlak yang mulia. Ia mengingatkan bahwa salah satu pujian Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah keluhuran akhlaknya, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Qalam ayat 4: ” وإنّك لعلى خلق عظيم”
Dengan demikian, beliau berharap para santri Darunnajah tidak hanya bersungguh-sungguh dalam belajar, tetapi juga menanamkan dan mengamalkan budi pekerti yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kelak mereka dapat menjadi uswah hasanah, teladan yang baik bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

