Kunjungan Peserta Dauroh ke Perpustakaan Universitas Islam Madinah Kunjungan Peserta Dauroh ke Perpustakaan Universitas Islam Madinah

Kunjungan Peserta Dauroh ke Perpustakaan Universitas Islam Madinah

Peserta dauroh melaksanakan kunjungan edukatif ke Universitas Islam Madinah (UIM) yang terletak di Madinah, Arab Saudi. Universitas ini didirikan pada tahun 1961 M (1381 H) dengan tujuan menyebarkan ajaran Islam serta meningkatkan pengetahuan agama di kalangan umat Islam dunia. Sejak berdirinya, UIM dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam terbesar dan paling berpengaruh di tingkat internasional.

Universitas ini memiliki kurikulum yang komprehensif dan mendalam dalam bidang studi Islam, didukung oleh dosen-dosen berpengalaman yang memiliki keahlian di bidangnya. Fasilitas yang tersedia pun sangat memadai, meliputi perpustakaan representatif, laboratorium, serta asrama mahasiswa yang nyaman. Selain itu, para mahasiswa berkesempatan untuk belajar langsung dari para ulama dan akademisi terkemuka di dunia Islam.

Dalam kunjungan tersebut, peserta meninjau maktabah (perpustakaan) universitas yang di dalamnya terdapat museum sejarah penulisan mushaf Al-Qur’an pada masa Khalifah Utsman bin Affan, khalifah ketiga dalam sejarah Islam. Penulisan mushaf pada masa beliau merupakan salah satu peristiwa penting yang berperan besar dalam menjaga persatuan umat dan kemurnian Al-Qur’an.

Mushaf Utsmani memiliki beberapa ciri khas, di antaranya menggunakan dialek Quraisy, tidak menggunakan titik dan harakat (tanda baca), memakai huruf hijaiyah tanpa tambahan, serta belum membedakan huruf-huruf yang serupa seperti “ب” dan “ت”. Standarisasi ini dilakukan untuk menyatukan bacaan Al-Qur’an di tengah meluasnya wilayah Islam, sehingga tidak terjadi perbedaan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.

Penulisan mushaf pada masa Khalifah Utsman bin Affan terbukti berhasil menyatukan umat Islam dalam satu bacaan Al-Qur’an yang standar. Mushaf Utsmani kemudian menjadi rujukan utama bagi umat Islam hingga saat ini dan menjadi bukti nyata kesungguhan para sahabat dalam menjaga keaslian wahyu Allah.

Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat menambah wawasan keilmuan peserta dauroh, serta menumbuhkan semangat untuk meneladani perjuangan para sahabat dan ulama dalam menjaga dan menyebarkan ilmu Islam. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan pendidikan para peserta serta menguatkan komitmen mereka dalam berkontribusi bagi umat dan dakwah Islam.