Ahad (24/5) Darunnajah Cipining kedatangan tamu istimewa, beliau adalah Dubes Arab Saudi syekh Dr. Mustafa Ibrahim Al Mubarak yang datang bersama Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Dr. Ibrahim Bin Sulaiman. Beliau berkunjung dalam rangka silaturrahmi dan sekaligus menghadiri Haflah Takhrruj ke 22 Pesantren Darunnajah Cipining (Clearista).

Beliau datang sekitar pukul 10.30 Wib setelah istirahat sebentar di WISATA (Wisma Tamu Darunnajah) beliau langsung menuju aula kampus 3 dimana tempat Haflah Takhrruj diadakan dan disambut oleh Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining K.H Jamhari Abdul Jalal Lc juga bersama beliau K.H Mahrus Amin (pendiri Yayasan Darunnajah) serta jajaran dewan guru Darunnajah Cipining.

Pada kesempatan yang istimewa tersebut beliau menyampaikan sambutan diantara point yang disampaikan adalah beliau bangga dengan Darunnajah Cipining yang telah mendidik santri-santrinya dengan baik sehingga menghasilkan banyak alumni yang berhasil, bersyukur karena Darunnajah Cipining tidak mengajarkan ajaran yang menyimpang/sesat sehingga para santri bisa memegang teguh dasar yang didapat dari pesantren untuk bekal hidup di masyarakat nantinya serta memberi peringatan kepada para santri untuk lebih pandai dalam menggunakan tekhnologi untuk memerangi kebodohan dan berda’wah dengan berlandaskan ilmu syariah. Beliau juga menyatakan ingin memberikan beasiswa kepada santri Darunnajah Cipining yang  ingin melanjutkan pendidikan lebih lanjut di Arab Saudi.

photo_2015-05-25_13-26-47

photo_2015-05-25_13-27-06

Setelah acara selesai beliau menyempatkan foto bersama para alumni Darunnajah Cipining putra putri angkatan ke 22 (Clearista) bersama dewan guru lainnya, dilanjutkan dengan menjadi imam shalat zhuhur di Masjid Jami’ kampus satu.

photo_2015-05-25_13-26-52

photo_2015-05-25_13-27-01

photo_2015-05-25_13-26-56

Di kesempatan ini beliau juga meresmikan gedung baru yang diberi nama MS (Makhtabah Syamilah)oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Cipining , yang berlokasi dikampus satu disamping Masjid Jami’. Sebelum beliau meninggalkan pesantren beliau diberi kenang-kenangan berupa kaligrafi yang diserahkan langsung oleh K.H Jamhari Abdul Jalal Lc. (Abu.s)