
Sebuah istilah yang tidak asing lagi ditelinga kita, yakni, “Jangan Seperti katak dalam tempurung” kebanyakan para santri merasa besar didalam pondok sendiri, hal ini bertolak belakang dengan santri Pondok Pesantren Darunnajah yang mana para santrinya adalah bagian dari masyarakat dunia. Salah satu program yang sudah tidak asing bagi santri Darunnajah adalah pertukaran santri keluar negri.
Pada tahun ini, Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta mengadakan Sosialisasi Seleksi Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri Program Bina Antar Budaya Tahun 2017 di Aula 4 Windu, Jum’at, 31 Maret 2017 mulai Pukul. 16.00-17.30 WIB. Para peserta acara tersebut adalah Santri kelas 4 TMI.
Darunnajah Jakarta, sejak tahun 2003 sudah terlibat dalam Program Bina Antar Budaya dan telah mengirimkan 15 santri terbaik untuk dikirimkan ke Amerika seperti Kak Irwan Julianto (Angkatan 28) tahun 2004-2005, tinggal di Champlin Minnesota, dan yang terakhir ada Kak Dany Dwi Saputra (Angkatan 37) tahun 2013-2014 tinggal di Orange Massachusetts.
Tujuan dari didirikannya Bina Antarbudaya adalah untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang memiliki kepekaan, pemahaman antarbudaya dan perhatian terhadap lingkungannya. Lewat interaksi dengan orang-orang dari berbagai negara, peserta program pertukaran belajar untuk berbagi, berkomunikasi dan menghormati antara satu dengan yang lain, serta menghargai perbedaan.