Darunnajah – Universitas Darunnajah (UDN) mengumumkan kehadiran Prof. Dr. Nahlah Al-Saedy, penasihat Grand Syekh Al-Azhar, pada International Conference on Pesantren (ICOP) UDN ke-3. Konferensi berskala global ini akan diselenggarakan pada Senin, 26 Mei 2025 di Universitas Darunnajah, Jakarta.
ICOP UDN ke-3 mengangkat tema “Transformation of Pesantren: Synergy of AI and Endowment (Waqf) to Enhance the Quality of Education, Innovation, Science, and Technology”. Tema ini dipilih untuk mengkaji kolaborasi antara kecerdasan buatan dan wakaf dalam memajukan sistem pendidikan Islam yang dinilai sangat relevan di era digital, di mana pesantren dituntut mampu beradaptasi dan bersaing secara global.

Prof. Nahlah Al-Saedy, perempuan pertama yang menjabat sebagai penasihat Grand Syeikh dalam sejarah 1.000 tahun Al-Azhar, akan memberikan kuliah umum bersama dengan akademisi terkemuka lainnya seperti Ali Kadri dari Islamic College of Brisbane, Australia. Sebagai keynote speaker juga akan hadir Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, Rektor Universitas Darussalam Gontor dan Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., Presiden Universitas Darunnajah.
Konferensi ini tidak hanya menghadirkan kuliah umum, tetapi juga membuka kesempatan bagi akademisi untuk berpartisipasi dalam Call for Papers. Artikel terpilih akan dipublikasikan pada jurnal bereputasi internasional dan terindeks Scopus. Dengan digelarnya konferensi ini, Universitas Darunnajah berharap dapat mendorong kolaborasi global yang lebih luas serta memperkuat posisi pesantren dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi masa depan.




