Menu

Hukuman Fisik Bukanlah Cara Efektif Untuk Mendisiplinkan Anak

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Hukuman fisik untuk anak, apalagi memukul dianggap sebagai cara yang keliru untuk mendisiplinkan anak.Meski begitu, masih ada sebagian orangtua yang menerapkannya karena berbagai alasan. Salah satu dalih yang dipakai adalah anak terlalu “nakal” dan sulit diatur.
Hukuman berupa memukul tubuh, menampar, mengancam, dan mempermalukan anak, bukan hanya tidak efektif tapi juga merusak mental.
Strategi pendisiplinan yang bersifat menyerang, termasuk memukul dan berteriak pada anak, minimal efektif dalam jangka pendek dan tidak jangka panjang.
Menurut bukti-bukti penelitian terbaru, hukuman fisik yang diterima anak terkait dengan meningkatnya perilaku negatif, berdampak pada pola pikir, psikososial, dan emosional.
Banyak cara untuk mendisiplinkan anak berdasarkan kelompok usia nya. Misalnya saja untuk anak usia kurang dari setahun, cara terbaik adalah menggendong anak dan memindahkannya ke tempat lain, atau mengalihkan perhatiannya. Seringkali hanya itu yang dibutuhkan anak dan bisa ditangani anak.
Untuk anak yang lebih besar, misalnya balita atau usia prasekolah, orangtua bisa menerapkan strategi time-out atau menyuruh anak diam di sudut ruangan untuk memikirkan perilaku “salahnya” selama beberapa menit sesuai usia anak.
Cobalah untuk tak terlalu memberi perhatian ketika mereka melakukan perilaku buruk dan berikan hadiah untuk perilaku yang baik. Bentuknya bisa pujian, pelukan, atau memberi waktu lebih banyak untuk bermain bersama anak.
Tujuan dari strategi time-out dan bentuk hukuman lain adalah membuat anak bisa meregulasi diri sendiri. Sehingga mereka bisa mengontrol dan mengatur perilakunya sendiri.
Sedangkan untuk anak usia 6 tahun ke atas kita dapat memberikan hukuman yang dapat menambah hafalannya, dengan cara memberikan hafalan surat ataupun doa doa pilihan, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi prilaku dan aspek rohaninya.
(Santri Tv/Rafi)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Praktek Mengajar
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Ujian Praktek Mengajar, Ujian Multidimesi Bagi Santri

Jika ada yang bertanya, pesantren kita ini termasuk jenis pesantren apa?, maka hendaknya kita jawab dengan mantap dan jelaskan dengan menyakinkan bahwa pesantren ini adalah

Pondok Pesantren Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang Banten

Melatih Kreativitas Santriwati Darunnajah 9

Pamulang- ” Yang Muda yang Berkarya” kalimat yang sering terdengar dikalangan anak muda ini layaknya sebuah motivasi yang membangkitkan gairah hidup. Anak muda, masa dimana