Suasana haru menyelimuti wisuda santri akhir angkatan 17. Hari kamis lalu (20/5/2010), haflatut takharruj dilaksanakan di aula Darunnajah Cipining. Setelah menyelesaikan berbagai macam kegiatan, mulai dari praktik mengajar, Ujian Nasional, Ujian Nihai, Praktik Dakwah dan Pengabdian Masyarakat (pdpm), perfotoan, dan Panggung Gembira, akhirnya sebanyak 71 santri putra dan putri diwisuda sekaligus resmi menyandang predikat sebagai alumni Darunnajah angkatan ke 17.
Tepat pukul 09.00 wib, acara wisuda ini pun dimulai. Dipandu oleh Ust. Husnul Mubarak dan Ust Haryadi yang menggunakan dua bahasa, yaitu Arab dan Inggris. Lantunan ayat suci al-Quran yang dibacakan oleh Ananda Isneini Mahmuda Kahar santri putri asal Nusa Tenggara Barat menggetarkan hati setiap orang yang mendengarkannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan alumni yang disampaikan oleh Helmi Firdaus, selaku ketua angkatan. Dalam sambutannya yang berbahasa Arab, dia mengucapkan terimakasih banyak kepada mudirul ma’had KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc dan segenap dewan guru yang telah ikhlas mendidik dan membina selama ini. Tidak lupa juga, Helmi -begitu panggilan akrabnya-, memohon maaf apabila selama belajar di pesantren sering kali berbuat salah baik yang disengaja maupun tidak. Selain itu, Anjani mewakili santri putri menyampaikan sambutannya dalam bahasa Inggris. Tidak mau kalah dengan sambutan dari calon alumni, Dr. Imam Daruquthni yang mewakili wali santri pun menyampaikan sambutannya dengan menggunakan dua bahasa, Arab dan Inggris. Orang tua dari Radian Mutahhari ini merupakan Ketua Umum Partai Matahari Bangsa.
Pada hari tersebut juga dilakukan prosesi wisuda santri tahfizhul Quran yang sudah menyelesaikan hafalannya sebanyak 30 juz. Mereka adalah Fahmi Arifuddin santri asal Semarang, Jawa Tengah, Yudhi santri asal Bogor, dan Tatang santri asal Garut, Jawa Barat. Setelah mereka selesai membaca Al-Qur’an, bapak Pimpinan Pesantren KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc, ditemani dengan Direktur TMI Pesantren Darunnajah Cipining, Ust Mufti Abdul Wakil, S.Pdi, Kepala Sekolah MA Ust. Drs. Abdur Rosyid Soleh, dan Kepala Program Pesantren Tahfizh Al-Quran Ust. Asmari Ichsan, al-hafizh tampil ke depan untuk melakukan prosesi wisuda. Ketiga santri tersebut kemudian diberikan dan dipakaikan sorban dibahunya oleh bapak Pimpinan. Setelah itu, bapak Pimpinan memberikan selamat sambil memeluk para santri yang telah berhasil menghafal Quran sebanyak 30 juz tersebut. Tak terasa para hadirin pun terharu melihatnya, bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata (bersambung). (Wardan/dzikrillah)