Pada 155 tahun silam, tepatnya 22 Februari 1857, seorang bernama Lord Robert Stephenson Smith Boden Powell of Gifwell lahir. Beliau adalah bapak pandu dunia atau kiblatnya gerakan pramuka. Menurut sebuah literature, tahun 1901 Baden Powell kembali ke Inggris setelah mengikuti berbagai macam peperangan . Kemudian ia menulis sebuah buku yang diperuntukan bagi prajurit muda berjudul “Aids to Scouting”. Buku tersebut sangat terkenal dan digemari bukan saja oleh para prajurit melainkan juga oleh masyarakat Inggris khususnya para remaja. Dalam satu bulan saja terjual 60.000 buku , karena masyarakat muda dan tua menggemari buku ini . Surat-suratpun berdatangan terutama dair anak-anak yang menginginkan sesuatu yang lebih kongkrit dari cerita dalam buku. Baden Powell menyadari suatu panggilan untuk membantu anak-anak negaranya.
Atas desakan tersebut berkumpulah 21 orang pemuda dari berbagai lapisan masyarakat yang bergabung dalam Boys Brigade di bawah pimpinan Wiliam Smyth mengikuti perkemahan pada tanggal 25 Juli 1907 di Brownsea Island selama delapan hari. Dalam perkemahan itu dipraktekan cara-cara memasak , berenang , menyelidik, merintis, permainan, mengembara serta api unggun dan lain-lain. Perkemahan tesebut terselenggara dengan baik dan kemudian dijadikan sebagai perkemahan Pramuka pertama.
Dari kisah inilah, kemudian kegiatan bernama scouting atau pramuka berawal dan berkembang. Termasuk diterima dengan baik di pesantren. Sesuai dengan misi Boden Powell, bahwasannya kegiatan pramuka sebagai sarana menjalin persaudaraan dunia. Beliau memiliki banyak pengalaman tentang perang, bahwa peperangan sangat tidak manusiawi karena banyak hal yang harus dikorbankan.
Kepramukaan juga berkembang baik di pesantren Darunnajah Cipining. Secara bergilir, kegiatan pramuka menyemarakkan ekstrakurikuler pesantren. Sepekan sekali, latihan bersama untuk seluruh santri menjadi agenda mingguan.
Di Darunnajah Cipining, setiap tahunnya diselenggarakan kegiatan KMD (kursus Mahir Dasar) bagi para calon Pembina pramuka. Kegiatan ini diikuti oleh santri senior dengan mengalikasikan waktu saat liburan tiba. Usai megikuti LDK, mereka berkewajiban melatih para andika (anak didik pramuka) pada latihan-latihan rutin mingguan.
Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan hari kepanduan dunia tahun 2012 ini, pengurus koordiantor pramuka gudep 03.001 mengadakan aneka macam perlombaan. Hasil dari perlombaan tersebut selanjutnya diumumkan dan siserahkan hadiahnya pada latihan mingguan yang jatuh pada hari Rabu, 29 Februari 2012.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Semoga para andika dapat mengambil nilai-nilai penting dari kepramukaan dan menjadi andika sesuai harapan pendirinya, Boden Powell” ujar Fathona, Bindep Koordinator Pramuka Darunnajah Cipining.