Untuk membahas dan mencari solusi atas problematika para santri, para wali kamar, kepala unit, dan kepala asrama bersama kepala biro pengasuhan mengadakan musyawarah mingguan. Musyawarah ini digelar setiap Rabu malam. Dalam teknisnya, pertemuan ini dimulai dengan arahan umum pimpinan pesantren kemudian dilanjutkan dengan laporan perkamar dan konsolidasi antar peserta musyawarah.
Hal umum yang dilaporkan dan dibahas adalah anggota perkamar (yang ada dipesantren, pulang, sakit, dan sebagainya), masalah-masalah yang dialami anggota kamar, kerusakan fasilitas kamar, kebersiahn kamar dan lain-lain. Forum ini juga menjadi wahana evaluasi program minggu sebelumnya dan persiapan atau membuat planning kegiatan minggu berikutnya.
Bagi peserta rapat yang tidak hadir tanpa udzur syar’i, maka akan dikonfirmasi pada pertemuan Jum’at siang. Hal ini untuk menumbuhkan budaya transparnsi, mengurangi kecurigaan dan prasangka buruk, juga sebagai wujud tanggung jawab moral bagi yang berhalangan hadir.




