Masih terngiang di benak kita pada 1 Maret 2008 futsal Yunior (MTs) Darunnajah meraih juara harapan 1 (satu) kejuaran futsal se Jakarta di Harapan Ibu Pondok Pinang. Kali ini giliran Futsal MA Darunnajah mengikuti turmanen futsal yang diadakan Universitas Islam Negeri Ciputat, dengan nama Psycho Cup 2008. Ternamen ini diikuti oleh 16 club terbagi atas 4 group. Group A terdiri An-Nurmaniah, SMA 101, SMA 39 dan SMA 58. Group B ditempati SMA 105, Yadika 5, STM Triguna dan SMA 3. Group C terdiri dari SMA 47, Riksa BSD, PKP dan Darunnajah. Sedangkan Group D SMA 66, Al-Falah, As-Sidiqiyah dan SMA 108
Pemain-pemain Darunnajah yang ikut berlaga dalam Psyco cup adalah:
| NO | NAMA | KELAS |
| 1. | Ihsan | 5 B |
| 2. | Qasmal | 5A |
| 3. | Fatih Farhan Lubi | 5 MA |
| 4. | Burhan | 5 A |
| 5. | Nurhadi | 5 MA |
| 6. | Ziaulhaq | 5 B |
| 7. | Abdurrahman | 5 B |
| 8. | Destrio | 5 A |
| 9. | Zuhri | 5 A |
Pada babak penyisihan Darunnajah menempati juara group dengan hasil Darunnajah Vs PKP = 5-1, Darunnajah Vs SMA 47 2-2 dan dengan Riksa BSD menang WO.
Babak 8 Besar Darunajah Vs Nurmaniaah. Pada pertandingan ini sempat tertunda pada menit ketiga babak kedua karena turun hujan. Setelah peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan berakhir kubu Darunnajah bersorak ria karena dapat mengalahkan Nurmaniah dengan skor 6-3, artinya Darunnajah maju ke babak final melawan Yadika 5.
Pada pertandingan final sorak sorai kedua pendukung club silih berganti. Antar pemain juga saling menyerang. Pada babak pertama Darunnajah sempat unggul, namun hasil akhir harus mengakui kepiawaian pemain-pemain Yadika 5, yang berkesudahan 3-4 untuk Yadika 5.
Psyco Cup ini berkesudahan dengan hasil sebagai berikut:
- Juara 1 Yadika 5, mendapatkan tropi dan uang pembinaan sebesar Rp. 3 juta rupiah
- Juara 2, MA Darunnajah, mendapatkan tropi dan uang pembinaan Rp. 1.5 juta rupiah
- Juara 3, STS Triguna mendapatkan tropi dan uang pembinaan 750.000,00
Selamat untuk Futsal Senior (MA) Darunnajah dan mudah-mudahan ini sebagai pemicu untuk lebih giat berlatih dengan tidak melupakan belajar dan kegiatan-kegiatan yang ada. (Suwaryo Ngatmosuwito)