Filosofi Berdiri Di Atas Dan Untuk Semua Golongan dan Maknanya di Kehidupan Nyata

Di antara banyak hal yang diajarkan pesantren, ada satu motto yang mungkin paling jarang dibicarakan di luar lingkungannya tapi paling banyak mempengaruhi cara alumni memandang dunia — Berdiri Di Atas Dan Untuk Semua Golongan. Kalimat itu bukan sekadar slogan. Di pesantren, ia menjadi prinsip hidup yang dijalani setiap hari.

Apa sebenarnya makna dari motto ini?

Berdiri Di Atas Dan Untuk Semua Golongan berarti pesantren tidak berpihak pada satu kelompok tertentu. Ia berdiri di atas semua kepentingan golongan — tidak terikat pada satu organisasi, satu aliran politik, atau satu kelompok masyarakat tertentu. Dan sekaligus, ia untuk semua golongan — terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar dan bertumbuh.

Di pesantren, santri yang datang dari berbagai latar belakang diterima dengan cara yang sama. Tidak ada yang ditanya soal afiliasi politik keluarganya. Tidak ada yang dibedakan karena asal daerahnya. banyak santri dari berbagai penjuru Indonesia hidup bersama, belajar bersama, dan beribadah bersama — tanpa ada sekat yang memisahkan berdasarkan golongan.

Filosofi ini terdengar sederhana. Tapi di dunia yang semakin terpecah belah oleh identitas kelompok, prinsip seperti ini justru menjadi menjadi sesuatu yang patut dijaga dan diapresiasi.

Bagaimana filosofi ini dipraktikkan dalam kehidupan pesantren sehari-hari?

Di asrama, santri dari Jawa tinggal sekamar dengan santri dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua. Mereka belajar memahami budaya satu sama lain bukan dari buku — tapi dari pengalaman hidup bersama. Dialek yang berbeda menjadi sumber tawa, bukan sumber perpecahan. Kebiasaan yang berbeda menjadi pelajaran, bukan masalah.

Di kelas, diskusi dan debat dilakukan tanpa memihak satu kelompok. Santri diajarkan untuk memahami berbagai sudut pandang sebelum mengambil kesimpulan. Tradisi munaqasyah — debat terkonsep — melatih mereka untuk berpikir jernih tanpa terpengaruh fanatisme kelompok.

Di masjid, semua santri sholat di shaf yang sama. Tidak ada shaf khusus untuk keluarga tertentu atau latar belakang tertentu. Kita semua berdiri di tempat yang sama di hadapan Tuhan — dan pelajaran itu tertanam sangat dalam di hati santri yang menjalaninya setiap hari selama bertahun-tahun.

Kenapa prinsip ini semakin relevan di dunia yang semakin terpolarisasi?

Dunia sedang mengalami polarisasi yang semakin tajam. Media sosial memperkuat gelembung informasi yang membuat orang hanya bergaul dengan yang sepemikiran. Perbedaan pendapat semakin sulit ditoleransi. Identitas kelompok semakin menguat dan kadang mengalahkan identitas kemanusiaan.

Di tengah semua itu, pesantren mengajarkan sesuatu yang sangat mendasar — bahwa kita semua adalah manusia yang sama, dengan martabat yang sama, dan hak yang sama untuk dihormati. Anak-anak yang tumbuh dengan prinsip ini punya kekuatan untuk menjadi jembatan di tengah masyarakat yang terpecah — bukan menambah perpecahan.

Alumni pesantren yang membawa filosofi ini ke dalam kehidupan profesional dan sosial mereka cenderung lebih terbuka, lebih bijak dalam menyikapi perbedaan, dan lebih mampu bekerja sama dengan siapa saja tanpa memandang latar belakang.

Apa dampak jangka panjang dari filosofi ini?

Orang yang terbiasa berdiri di atas semua golongan tidak mudah terjebak dalam fanatisme. Mereka bisa menghargai kebenaran dari mana pun datangnya. Bisa berteman dengan siapa saja tanpa merasa harus setuju dengan segalanya. Bisa berbeda pendapat tanpa bermusuhan.

Di mana filosofi ini masih hidup setiap hari?

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining, dengan motto ini sebagai prinsip hidup yang sudah ditegakkan selama lebih dari tiga dekade, telah mendidik banyak santri untuk menjadi manusia yang berdiri tegak di atas prinsip — tapi tetap terbuka dan merangkul semua.

Di dunia yang semakin sempit karena sekat-sekat golongan, pesantren mengajarkan cara berdiri yang paling kokoh — di atas semua golongan, untuk semua golongan.

Kalau ingin mengetahui lebih dalam tentang filosofi dan nilai-nilai di pesantren, silakan hubungi lewat WhatsApp 0812111180. Satu percakapan yang terbuka bisa membuka banyak pintu pemahaman.