Sebanyak 171 santri putri kelas akhir TMI Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengikuti program Fathul Kutub At-Turats, program intensif pembelajaran kitab kuning yang berlangsung pada 12-18 Maret 2025. Kegiatan diselenggarakan Departemen Tarbiyatul Mu’allimiin wal Mu’allimaat Al-Islamiyah (TMI) dengan tema “Revitalisasi Keilmuan Klasik di Era Milenial”.
Kegiatan dipusatkan di Maktabah Syamilah dan Laboratorium Komputer Kampus 1, dibuka dengan pembekalan dari Usth. Upi Nurjannah, Lc., Ust. Budi Setiawan, S.Pd.I, dan Ust. A.A Khuseini, M.Ag. Para pakar menyampaikan pengenalan kitab-kitab Hadits, Fiqih, Tafsir, dan Aqidah.
Para peserta secara berkelompok melakukan penelitian mandiri, menggali pembahasan tema yang ditentukan, kemudian menyusun makalah ilmiah.
Proses ini dibimbing langsung oleh guru-guru melalui sesi konsultasi intensif pagi, sore, dan malam hari.
Tantangan utama adalah kedisiplinan waktu. Beberapa peserta harus dibina agar mampu mengelola jadwal dengan baik. Namun, seluruh peserta berhasil menyelesaikan makalah, bahkan tiga peserta terbaik mendapat penghargaan khusus atas kualitas penulisan dan penyajiannya.
Setiap makalah diuji dalam sesi presentasi di Masjid Jami’, lengkap dengan tanya jawab dan tanggapan pembimbing. Kriteria penilaian meliputi pemahaman referensi kitab, struktur makalah, dan kualitas representasi saat diskusi.
Tiga peserta dengan nilai tertinggi menerima sertifikat dan penghargaan dari panitia yang diumumkan Usth. Marwah Hanna Zafira sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan.
Tokoh-tokoh penting hadir dalam pembukaan dan penutupan, termasuk Direktur TMI, Kepala Sekolah MA, dan Penjamin Mutu Pendidikan. Fathul Kutub menjadi jembatan menyambungkan masa lalu ke masa depan, membekali santri dengan kemampuan penelitian, berpikir kritis, dan menulis ilmiah dari khazanah Islam.




