Dikunjungi Tim Eco Pontren, Kyai Jamhari Beri Apresiasi

Dikunjungi Tim Eco Pontren, Kyai Jamhari Beri Apresiasi

Tim Eco Pontren Menyalami Pimpinan Pesantren

Waktu sudah menunjukkan pukul 10.40 wib, Pimpinan Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc baru saja selesai mengisi Pengajian Rutin Senin Pagi yang diikuti ibu-ibu dari masyarakat sekitar pesantren.

Pada saat yang berselang tidak lama, rombongan Tim Rechecking Eco Pontren Award Tingkat Kabupaten Bogor tiba di Kampus 3.

Sejurus kemudian para rombongan diterima oleh dewan guru Darunnajah di wisma Kampus 3. Mereka sebelum masuk ke ruang peetemuan telah disambut dengan meriah oleh kelompok Darum Band Santriwati.

Adalah ustadz Khairul Mahfudz selaku Kepala Bagian K4 segera menyampaikan kepada Pimpinan Pesantren perihal kedatangan tim penilai.

Kyai kelahiran Kendal, 21 Agustus 1949 tersebut memasuki wisma dengan mengenakan celana panjang warna biru, baju koko warna putih dan peci hitam. Tampak sekali style pimpinan yang low profile. Para rombongan tim penilai dan dewan guru serta-merta menyalaminya.

Adalah ustadz A. A. Husaeni, S.Pd.I berlaku sebagai MC membuka pertemuan dengan Al Fatihah, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang menentramkan jiwa dibacakan oleh salah-satu santri beasiswa Tahfidz Al Qur’an.

Selanjutnya Pimpinan Pesantren menyampaikan sambutan. Alumni Gontor dan Ummul Quro Makkah itu mengawali sambutannya dengan ungkapan terimakasih: “Terimakasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Tim Penilai dan Pemerintah Kabupaten Bogor atas ide diadakannya Eco Pontren Award ini. Saya angkat Topi dengan lomba ini dan agar diteruskan, jangan hanya sekali ini (saja), bangsa kita termasuk pelupa makanya diperlukan sarana untuk terus mengingatkan sesuai dengan dalil فذكر فإن الذكرى تنفع المؤمنين!”.

Selanjutnya kiai yang sudah mengasuh pesantren Darunnajah Cipining sejak 18 Juli 1988 tersebut menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai: “Selamat datang di pesantren ini, silahkan dinilai apa adanya. Tentang menang atau kalah sudah ada ketentuan dari Allah SWT maka kita serahkan saja kepada Allah. Yang terpenting kami sudah berusaha semaksimal kami. Jika ditemukan masih ada kekurangan di sana-sini maka justru dengan ada lomba ini maka kami akan menjadi tahu dan berupaya memperbaiki. Jika ternyata apa yang telah diusahakan ini dinilai menjadi yang terbaik, semoga kami bisa mempertahankannya!”.

Bapak kiai juga menyampaikan kondisi pesantren dari sisi lokasi yang terpisah terdiri dari Kampus 1,2,3,4 yang tentunya dalam penilaian juga memerlukan usaha lebih daripada pesantren lain yang hanya satu lokasi. (wardan/mr. mim).

Tim Eco Pontren Menyalami Pimpinan Pesantren

Pendaftaran Santri Baru