Dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan serta pengasuhan, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pengasuhan (LPMPP) Darunnajah Jakarta melaksanakan supervisi pelaksanaan Ujian Lisan dan Ujian Tulis Semester 2 di TMI Pesantren Darunnajah 2 Cipining pada 10–14 Juni 2026.

Kegiatan supervisi ini dipimpin oleh KH. Hasyim Sya’ban, M.Pd. dan Ustadz Nasirin, M.Pd. selaku tim supervisor yang ditugaskan LPMPP Darunnajah Jakarta. Supervisi merupakan bagian dari ikhtiar pesantren dalam menerapkan prinsip Total Quality Control (TQC), yaitu pengawasan mutu secara menyeluruh dan berkesinambungan terhadap seluruh proses pendidikan.
Selama lima hari pelaksanaan, tim supervisor melakukan berbagai agenda, mulai dari silaturahim dengan pimpinan pesantren, observasi pelaksanaan ujian lisan dan ujian tulis, pemantauan kegiatan belajar santri pada waktu subuh dan malam hari, pemeriksaan administrasi ujian, hingga evaluasi akhir pelaksanaan supervisi. Selain itu, tim juga berdialog dengan unsur pimpinan, guru, serta panitia ujian guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai pelaksanaan kegiatan akademik di lingkungan pesantren.





Direktur TMI Darunnajah 2 Cipining, Ustadz Imam Ghozali, M.Pd., menyakini bahwa supervisi tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, justru sebagai sarana pembinaan, penguatan sistem, serta memastikan seluruh standar mutu pendidikan dan pengasuhan berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Darunnajah. Melalui kegiatan ini, berbagai aspek yang telah berjalan baik dapat dipertahankan, sementara hal-hal yang masih memerlukan penyempurnaan dapat segera ditindaklanjuti.
Jajaran Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP), para Kepala Madrasah/Sekolah, Panitia Ujian (Panji) hingga dewan guru berharap hasil supervisi ini menjadi bahan evaluasi konstruktif bagi seluruh elemen pesantren dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sehingga Darunnajah 2 Cipining senantiasa mampu mencetak generasi santri yang unggul dalam ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada umat. Semoga!.
