Departemen Tarbiyatul Mu’allimin al-Islamiyah (TMI) kembali menyelenggarakan program tahunan dalam rangka meningkatkan keterampilan literasi santri melalui kegiatan penulisan yang berjenjang.
Kegiatan ini dilaksanakan sejak Sabtu, 12 Oktober 2024 hingga Sabtu, 24 Mei 2025, dan diikuti oleh seluruh santri kelas 4, 5, dan 6 TMI. Program ini terbagi menjadi tiga jenis penulisan sesuai jenjang: autobiografi untuk kelas 4 TMI, resensi buku untuk kelas 5 TMI, dan karya tulis ilmiah (KTI) untuk kelas 6 TMI.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan, pembekalan materi, hingga penutupan, dilaksanakan secara terpisah antara santri putra dan putri. Santri putra mengikuti kegiatan di Aula Al-Ghozali, sementara santri putri diadakan di Aula Kampus 1.
Program ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan menulis, berpikir kritis, serta melatih santri menuangkan ide dan pengalaman mereka secara sistematis, ilmiah, dan orisinal. Untuk mendukung keberhasilan program, para peserta mendapatkan pembekalan materi dari narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.
Di antaranya adalah Ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, M.Pd., yang memberikan penjelasan mengenai dasar-dasar penulisan karya ilmiah, Ust. Deni Rusman, S.Pd yang menyampaikan teknis penulisan paper, Ust. Abu Sobirin, M.Pd yang menjelaskan pentingnya menghindari plagiarisme dalam menulis, serta Ust. Ahmad Farid, M.Ag yang memotivasi peserta dengan kiat-kiat agar karya tulis dapat menembus penerbit.
Selain itu, hadir pula pemateri pembekalan khusus untuk santri putri, yaitu Usth. Syifa Lestari, Lc. dan Usth. Marlina, M.Pd yang memberikan pengarahan mengenai etika penulisan, teknik mengungkapkan pengalaman personal secara reflektif, serta semangat literasi di kalangan muslimah muda.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menetapkan peserta terbaik dari masing-masing kategori penulisan untuk santri putra maupun putri. Dari kategori autobiografi, peserta terbaik putra diraih oleh Muhammad Hamdan Ash Shiddiq (4B TMI) dengan karya “Sebuah Kisah Klasik”, sedangkan peserta terbaik putri diraih oleh Asiyah (4G TMI) dengan karya “Biar Waktu yang Ajarkan”.
Untuk kategori resensi, peserta terbaik putra adalah Yusril Ihza Mahendra (5C TMI) dengan resensi buku “Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara”, sedangkan dari santri putri diraih oleh Kinaura Maisa (5G TMI) dengan resensi buku “Dear Allah”.
Sementara itu, dalam kategori karya tulis ilmiah, peserta terbaik putra adalah Abel Athaillah (6A) dengan karya “Dinamika Khilafiyah Kontemporer: Analisis Perbedaan Pemikiran dalam Perspektif Islam Modern”, dan peserta terbaik putri adalah Salsa Aulia (6J) dengan karya berjudul “Fatherless Generation”.
Melalui kegiatan ini, Departemen TMI menegaskan komitmennya dalam membina generasi santri yang unggul dalam aspek keagamaan dan akhlak, juga memiliki kemampuan literasi yang kuat, mampu berpikir kritis, serta siap menyampaikan gagasan dan pemikirannya secara ilmiah. Diharapkan, program ini mampu membentuk budaya menulis yang produktif dan berkelanjutan di lingkungan TMI.
