Sudah sebulan lebih bencana Sumatera berlalu, dengan berlalunya waktu dan bergantinya topik berita di seluruh surat kabar maupun elektronik dari gempa Sumatera menjadi beradunya "Cicak dan Buaya" (baca polri vs kpk red). seakan penderitaan korban Sumatera telah sirna, padahal para korban bencana masih membutuhkan bantuan yang sangat ugrent seperti makanan, pakaian, pendidikan anak2, sarana ibadah dan tempat tinggal. Apakah kita sudah lupa?
Oleh karena itu agar bantuan terus berkelanjutan, Siswa Peduli SDI Darunnaah Ulujami Jakarta menyumbangkan uang sebanyak 5.256.500 yang dikumpulkan dari murid kelas 1 sampai kelas 6 untuk program pendidikan bagi anak-anak korban gempa di Sumatera.
penyerahan bantuan kemanusiaan Sumatera ini bekerjasama dengan Dompet Dhuafa republika pada hari Kamis, 12 November 2009 saat upacara latihan pramuka.
Teriam kasih untuk panitia siswa peduli dan seluruh murid dan guru SDI Darunnajah atas kepercayaannya, semoga menjadi amal jariah yang terus mengalir pahalanya, inilah sebenarnya bantuan yang dibutuhkan setelah bencana terjadi. kehidupan, kesehatan, pendidikan dan ibadah para korban harus dipulihkan seperti semula. sarana ibadah, sekolah dan yang lainnya harus diperbaiki agar kehidupan berjalan normal kembali, kata kakak dari Dompet Dhuafa. mas-aal