Salah seorang peserta MHQ ke 3 yang sedang mengikuti perlombaan

Darunnajah.com, Jakarta, Lomba musabaqoh hifdzil Qur’an “MHQ” yang dilaksanakan di Pesantren Darunnajah menjadi daya tarik bagi para santri penghafal Al Qur’an se-Indonesia. Terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta lomba yang mencapai 426 hafidz/hafidzah pada tahun 2017 ini.

Salah satu provinsi yang mengutus para santri penghafa al Qur’an adalah Sumatera Selatan. Sebanyak 22 santri dari beberapa pesantren di wilayah Sumater Selatan menjadi peserta MHQ pada beberapa kategori hafalan.

6 kategori tersebut adalah golongan 1 juz putra-putri, 5 juz putra-putri, 10 juz putra-putri, 15 juz putra-putri, 20 juz putra-putri, 25 juz putra-putri, dan 30 juz putra-putri.

Babak penyisihan dilaksanakan langsung setelah acara pembukaan pada hari Sabtu  dan terpilihlah 10 peserta terbaik yang akan bertanding pada hari ini Ahad, 29 Oktober 2017 pada 6 kategori yang dipertandingkan.

Jimi Oscar dan Lita Pebrianti, dua santri peserta lomba MHQ yang berasal dari Pesantren Dempo Darul Muttaqien Pagaralam Sumtera Selatan ini mengikuti lomba pada kategori hafalan 30 juz dan 2o juz.

Walaupun kami tidak lolos ke babak final, ini menjadi pengalaman yang berharga dan juga menguji kemampuan hafalan kami, sehingga kami tahu seberapa jauh kemampuan yang telah kami capai, tahun depan insya allah kami kembali ke darunnajah untuk bertanding pada MHQ ke 4, ucap Lita Pebrianti.

Sebagaimana dibertiakan sebelumnya Lomba musabaqoh Hifdzil Qur’an yang dilakasanakan di pondok pesanter darunnajah merupakan edisi yang ke tiga kalinya sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015. Terselenggara atas kerjasama Pondok Pesantren Darunnajah dengan Lembaga Pendidikan Al Qur’an, Doha, Qatar.