Jakarta – Pesantren dan Univeristas Darunnajah kembali menggelar momen spesial tahunan: Apel Tahunan dan Pekan Olahraga, Seni, dan Pramuka (PORSEKA) ke-49 yang berlangsung meriah pada Selasa, (19/08).
Acara ini dibuka langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., dan K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.B.S
Dihadiri oleh ribuan santri, mahasiswa, guru, dan dosen, suasana Apel Tahunan berlangsung khidmat di tengah rintik hujan. Meski cuaca mendung menyelimuti langit Darunnajah, semangat para peserta apel tetap membara.
Apel Tahunan yang sudah menjadi tradisi besar di lingkungan Darunnajah, menjadi panggung pembuka bagi rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan ini.
Dalam sambutannya, K.H. Hadiyanto Arief menyampaikan bahwa Khutbatul Arsy dan PORSEKA bukan sekadar kegiatan rutin, tapi cerminan dari kekayaan sistem pendidikan di Pesantren Darunnajah.
“Ini adalah ruang bagi para santri untuk tumbuh, memimpin, dan menyiapkan diri menjadi khalifah fil-ardh,” ujarnya.
Tahun ini menjadi momen yang istimewa karena Darunnajah genap berusia 8 windu atau 64 tahun. Sebuah perjalanan panjang yang membuktikan komitmen pesantren dalam membentuk generasi berkarakter Islami yang siap menghadapi tantangan zaman modern.
Pekan Khutbatul ‘Arsy dan Pekan Olahraga, Seni, dan Pramuka (PORSEKA) ke-49 menyajikan beragam perlombaan olahraga, pentas seni, dan kegiatan kepramukaan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai unit pendidikan Darunnajah.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat ukhuwah, melatih kepemimpinan, dan menumbuhkan semangat kolaborasi di antara para santri dan mahasiswa.
Selain itu, Pekan Perkenalan juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para santri baru. Selama kurang lebih 1,5 bulan, terhitung sejak kedatangan para santri baru ke Pondok Pesantren, mereka akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan mereka pada kehidupan pesantren serta menyesuaikan diri dengan lingkungan baru mereka.
Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kehidupan pesantren, mulai dari tata tertib, kurikulum, hingga budaya dan tradisi yang berlaku di pesantren. Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai ajang bagi santri baru untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan pesantren yang baru.
Harapannya, melalui rangkaian kegiatan ini dapat terus menumbuhkan semangat belajar dan berkarya, menjaga tradisi pendidikan berkualitas, serta berkontribusi aktif dalam membangun masa depan bangsa.
