DARUNNAJAH CIPINING TENGAH ‘BEBENAH’

Berdasar  pada referensi sabda Nabi “Barang siapa yang mengimani Allah dan hari akhir, hendaklah menghormati tamunya”, maka hari-hari menjelang kedatangan santri baru tampak kesibukan terlihat di berbagai sudut di pesantren Darunnajah Cipining. Masing-masing biro tengah memainkan perannya sebagai komponen penting pendukung eksistensi pesantren, dari yang kasat mata, maupun yang tidak.

Sibuk Membangun
Sibuk Membangun

Kesibukan yang bisa didapatkan secara fisik terlihat tengah dikerjakan oleh biro rumah tangga yang mempersiapkan perlengkapan santri dari penyediaan almari, ranjang, dan tampilan asrama yang diharapkan bernuansa asri nan nyaman. Biro rumah tangga yang dikepalai oleh Ustadz Mustajab Anwar, S.Pd.I ini bertanggung jawab diantaranya terhadap sarana dan prasarana, kebersihan, listrik, serta bangunan. Selain itu, titik konsentrasi biro ini juga pada pemberesan beberapa lapangan olahraga yang akan digunakan untuk kegiatan Porseka, Dasment, dan Porseni SD/MI pada 22 Juli nanti.

Sementara itu, dari biro usaha yang membawahi waserda (warung serba ada), turut mempersiapkan kelengkapan barang-barang kebutuhan santri. Diharapkan, bagi santri yang belum melengkapi barang kebutuhan pribadi, dapat membelinya di waserda. Di sekitar waserda, kini juga telah dilengkapi dengan photocopy, taylor, dan visiting room yang sangat nyaman untuk para santri dan tamu. Pada visiting room disediakan menu-menu spesial yang dapat dipesan dan dinikmati, diantaranya soto, bakso, mie goreng, mie rebus dengan aneka minuman dingin.

Bekerja Untuk Memberi Yang Terbaik
Bekerja Untuk Memberi Yang Terbaik

Pada saat kedatangan santri baru tanggal 18 Juli nanti, waserda berencana menggelar bazaar. Dalam bazaar ini, disediakan pula kebutuhan santri yang sekiranya repot bila harus membawa dari rumah, seperti kasur, bantal, dan lainnya. Dan bila sudah berada di asrama, santri tidak diperkenankan berbelanja di luar pesantren.

Geliat kesibukan pun terjadi di biro pendidikan yang tengah mempersiapkan jadwal pelajaran dan biro pengasuhan yang mengatur susunan anggota asrama baru. Sedangkan pada panitia PSB (Penerimaan Santri Baru), kesibukan terus meningkat seiring dengan semakin dekatnya masa kedatangan santri baru.

Perbaikan dan pengadaan berbagai fasilitas yang terus dilakukan oleh pesantren, semoga dapat diapresiasi dengan baik oleh semua pihak terutama para santri dan walinya. Sehingga akhirnya, kepercayaan dan self of belonging terhadap pesantren kian tumbuh dan menggerakkan untuk berbuat lebih baik. (Wardan/Billah)