Menu

Dahsyat, Santri Dan Guru Ikuti Pelatihan Keprotokolan Dengan Semangat!

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Momentum Hari kedua Pekan Ilmiah dan Ketrampilan Santri (PIKSA), Ahad (4/3) diisi oleh Ustad Hasan dengan sebuah Pelatihan Keprotokolan singkat yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor.

Acara PIKSA hari kedua kali ini dihadiri 1000 an santri bertempat di aula kampus tiga bakda Dhuhur dan 50 an guru berlokasi di aula Tahfidh kampus satu bakda Ashar dengan mengambil tema Seminar Gerakan Santri Menulis yang kemaren diisi oleh Dr. Saiful Falah dan hari ini temanya Belajar Keprotokolan bersama Ustad Hasan.

Dalam Pelatihanya, Ustad Hasan menegaskan tentang Peran Protokoler dalam acara. Beliau juga berbagi pengalaman saat menjadi protokoler Istana Wakil Presiden RI saat kunjungan tamu dari Timur Tengah dan tamu luar negeri lainya di Indonesia.

Guru-guru antusias ikuti pelatihan keprotokolan

Dalam Paparanya beliau memberikan teori dan praktek bagaimana Prosedur penyiapan kedatangan tamu, persiapan acara dan persiapan teknis lainya.

“Menjadi protokoler bukanlah tugas yang mudah, karena dia yang bertugas mengatur dari A sampai Z, sehingga butuh keahlian dalam komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang baik antar bagian”, tegas beliau.

Guru-guru antusias ikuti pelatihan keprotokolan

“Saat jadi protokol, kalian tidak hanya sekedar _Rame ing gawe sepi ing pamrih_ tetapi lebih dari itu kalian harus mengeluarkan kemampuan puncak dalam bertugas, sehingga tamu yang kita dampingi merasa aman dan nyaman”, imbuhnya.

Ustad Muhlisin Ibnu Muhtarom selaku Kepala Biro Pengasuh Santri mengatakan dalam wawancaranya: “Alhamdulillah setelah lama mengagendakan pelatihan Keprotokolan akhirnya pada hari ini Ahad 4 Maret 2018 bisa kami laksanakan. Memang sudah cukup lama kami komunikasi dengan ustadz Hasan untuk hadir ke pesantren kami tetapi baru hari ini terpenuhi menyesuaikan dengan padatnya agenda ustadz!”, ujar beliau.

Guru-guru antusias ikuti pelatihan keprotokolan

“Tampak sekali antusiasme santri dan guru dalam mengikuti sesi pelatihan yang disampaikan ustadz Hasan. Saya yang ikut langsung hadir menjadi saksi betapa nara sumber sangat kompeten dalam menyampaikan materi keprotokolan. Terlebih lagi, sebagai praktisi maka ia dapat memaparkan teknik praktis dengan lihai, cekatan dan aktraktif. Ditambah lagi kemahiran membawa audiens dalam suasana cair dan gembira serta serin diselingi tertawa sehingga pertemuan selama 90 menit terasa kurang. Kami berharap masih bisa dilanjutkan sharing via telpon ataupun wa. Jazaahumullah khairan!”, tambah beliau.

Pelatihan Keprotokolan bagi santri dan guru ini semakin menemukan urgensinya terkait dengan kesiapan  dalam menyambut Kesyukuran 30 Tahun Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor  ( 18 Juli 1988 – 18 Juli 2018) yang rencananya akan diisi dengan berbagai kegiatan dan melibatkan banyak tetamu. (wardan/mr.mim).

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Guru Atau Dokter
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Tentukan Pilihan Mu Sekarang! Mau Jadi Guru Atau Dokter?

Sedari kecil dulu kalau ditanya cita-cita nanti besar mau jadi apa maka diantara jawaban anak-anak mayoritas adalah ingin jadi dokter. Jawaban tersebut antara lain disebabkan