Darunnajah-cipining.com – Bogor, tepatnya 2 bulan lalu (23/02/15 – 27/02/15) Pengurus OSDC Pi (Organisasi Santri Darunnjah Cipining) Bagian Bahasa mengadakan ujian DAC (Darunnajah Arabic Club) dan DEC (Darunnajah English Club) bagi seluruh santriwati kelas VII, VIII, X dan Intensive. Hal ini diadakan guna meningkatkan semangat santri dalam berbahasa asing. Ujian seleksi diadakan selama sepekan mengingat banyaknya materi yang diujikan. Adapun tempat yang digunakan diantaranya Lapangan Kampus 1, Kelas, Masjid Pi dan Gedung Putri.

“language is our crown” penggalan kata di atas adalah kata yang sangat akrab dengan pesantren, maka tak salah pesantren terus bekali para santri dengan mengadakan berbagai event dan kegiatan seru guna mengasah serta menambah pengetahuan santri dalam berbahasa. Salah satunya dengan kegiatan mufrodat yang diberikan selepas shalat ashar di setiap harinya. Tak hanya itu para santripun diberikan kesempatan untuk praktik langsung dalam kegiatan Muhadatsah/Converstion di setiap minggunya.

Adapun pelaksanaan ujian DAC-DEC melewati 4 tahap diantaranya:

  1. Ujian Tulis

Ujian tulis merupakan tahap awal yang diikuti seluruh santri, yang mana nantinya akan diseleksi kembali untuk mengikuti tahap berikutnya. Para peserta diberikan 2 kertas berisi soal bahasa inggris dan bahasa arab yang disesuaikan dengan masing-masing kelas. Standar nilai yang diambil untuk mengikuti tahap berikutnya yaitu 80,00.

  1. Listening

Tahap ini merupakan tahap yang sedikit sulit karna pengurus bagian bahasa memberikan materi percakapan berbahasa langsung dari orang-orang Arab dan Inggris. Seperti biasa materi beriisi bahasa inggris dan arab. Dalam sesi ini para santri diberikan beberapa soal yang sesuai dengan listening yang disampaikan.

  1. Interview

dalam tahap ini para santri sangat bersikeras memaksimalkan potensi diri dalam bidang bahasa khususnya berkomunikasi karna santri yang telah masuk di tahap ke-3 akan mempengaruhi langsung nilai dan hasil akhir nanti. Adapun peserta yang dipilih sebanyak 30 orang yang terdiri dari 15 santri DAC dan 15 santri DEC. Ujian tahap ini cukup menegangkan karna proses interview diujikan langsung oleh pengurus bagian bahasa OSDC.

  1. Show Up Talent

Tahap ini merupakan tahap finalizing yang langsung diikuti oleh 30 santri. Sejatinya santri yang telah berada di tahap ke-4 ini merupakan calon yang sudah terfilter dari ratusan dan berbagai macam kelas yang ada. Namun dalam sesi ini para peserta diuji untuk dapat menunjukkan skill ataupun kemampuan yang ada dalam berbahasa diantaranya: read a poetry, story telling, sing a song, drama, speech dan masih banyak lagi. Hal ini dilaksanakan guna menyeimbangkan seluruh potensi yang ada baik dalam segi akademik maupun non akademik.

Alhamdulillah setelah proses ujian selesai terpilih 30 santri yang dilantik tepat pada tanggal 3 maret 2015. Adapun peserta yang terpilih diantaranya:

Anggota DAC

  1. Mutiara Salsabila (X MA)
  2. Nadrotul Khumairoh (X MA)
  3. Azfi Mahda Faqia (X MA)
  4. Rif’atus Sa’diyah (X MA)
  5. Nadia Shofa Kamila (X MA)
  6. Laela Siti Kamila (X MA)
  7. Lutfiya Masrukhan (X MA)
  8. Diana Safitri (Intensif)
  9. Alifah salwa (VIII MTs)
  10. Nadia Nurrosyida (VIII MTs)
  11. Nadiyah Rahmadani (VIII MTs)
  12. Amrina Rosyada (VII MTs)
  13. Najwa Dhiyaul (VII MTs)
  14. Ira Ainul Latifah (VII MTs)
  15. Siti Alifyah (VII MTs)

Anggota DEC

  1. Nabila Ramadhani (X MA)
  2. Raihan Annida (X MA)
  3. Naili Rohmah (X MA)
  4. Riza Ananda (X MA)
  5. Alif Syadzah (Intensif)
  6. Edla Salsabila(Intensif)
  7. Alya Altassia (VIII MTs)
  8. Narinda Septiawati (VIII MTs)
  9. Mutiara Balqist (VIII MTs)
  10. Redhinanda Cartini (VIII MTs)
  11. Shabrina Fildah (VIII MTs)
  12. Ira Damayanti (VIII MTs)
  13. Aulia Sahda (VII MTs)
  14. Farida N.A (VII MTs)
  15. Cantik Maulida (VII MTs)

Semoga dengan terpilihnya peserta DAC-DEC tersebut mampu menyemangati santri lain dalam hal berbahasa. Terus belajar dan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah didapat agar terus bermanfaat. Saling berbagi dan terus semangat meningkatkan bahasa agar tercipta lingkungan “bilingual area” sesuai dengan aturan pesantren.

“Seluruh santri yang terpilih adalah santri pilihan yang nantinya akan menjadi asisten bagian bahasa, mereka semua akan menjadi sebuah tolak ukur dan contoh yang baik untuk seluruh santri yang ada. Mereka ada untuk terus menegakkan dan melestarikan dilingkungan pesantren agar tercipta lingkungan yang sarat akan bahasa. Semoga mereka dapat mengemban amanah ini dan memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. Amin!” ujar Jihan Balqist santriwati kelas XI MA selaku Pengurus Bagian Bahasa Santri 2015.