CINTA itu laksana pohon di dalamhati
Akarnya adalah KETUNDUKAN kepada “KEKASIH yang DICINTA”,
Dahannya adalah MEMAHAMI diri- Nya,
Rantingnya adalah KTAKUTAN ditinggal oleh-Nya,
Ddaunnya adala MALU kepada-Nya,
Buahnya adalah KETAATAN kepada-Nya,
Air yang menghidupinya adalah menyebut nama-Nya.
Jika di dalam CINTA masih ada satu bagian yang kosong, berarti CINTA itu tidaklah sempurna
– Ibnu Qayyim al-Jawziyah –
diunggah dari email Suliman Effendi/DJ