Suatu pagi di markas militer TNI sedang diadakan upacara umtuk merayakan hari jadi TNI, salah satu rangkaian dalam upacara pagi tersebut ialah menyanyikan lagu Indonesia Raya. Semua peserta upacara (anggota TNI) terlihat begitu khidmat dalam menyanyikan lagu kebangsaan NKRI yang kebanyakan rakyat Indonesia –selain abdi negara- tidak pernah mengkhidmati dalam menyanyikan LAGU KEBANGSAAN.
Dari kejadian yang telah disebutkan diatas dapat kita ketahui bahwa para abdi negara merupakan orang-orang yang mencintai negara meskipun ada juga yang terpaksa. Tapi hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan yang cukup menggelitik yaitu "Apakah para abdi negara seperti TNI dan Polisi menyanyikan lagu Indonesia Raya hanya karena takut akan di beri hukuman yang keras apabila tidak khidmat dalam menyanyikan lagu kebangsaan?
Sebenarnya sulit juga untuk menjadi dan mencari orang yang mencintai negara Indonesia serta isinya setulus hati (di zaman yang segala sector sudah dicekoki oleh peradaban barat) seperti seorang ibu yang ikhlas dalam mencintai dan menjaga anaknya sampai batas waktu yang tidak bisa diperkirakan. Kebanyakan dari rakyat Indonesia mengatakan untuk mencintai negara tidak harus khidmat dalam upacara dan yamg pasti didalamnya ngga apa-apa kalau tidak khidmat dalam menyanyikan lagu ini, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengekspresikan rasa cinta tersebut. Memang betul pendapat ini akan tetapi mereka lupa bahwa ketika kita melaksanakan upacara dengan segala rentetan acara didalamnya itu dapat menggambarkan bagaimana sebenarnya karakter suatu bangsa dalam suatu negara. Apabila dalam sebuah upacara peserta upacar tidak tertib dan tidak khidmat dalam menyanyikan lagu kebangsaan dapat ditebak bagaimana karakter bangsa tersebut.
Ketika zaman penjajahan, semua etnis, semua suku di tanah Nusantara rela bersatu, mengesampingkan segala gengsi kerajaan, mengerahkan seluruh harta dari hasil pajak, mengikhlaskan keluarga bahkan darah mereka demi satu tujuan yaitu menjadikan Nusantara merdeka, mempunyai pedoman hidup, diperhitungkan dalam percaturan internasional dan yang terpenting menjadikan Nusantara sebagai satu kesatuan yang utuh yang mempunyai peradaban tinggi dan mampu bersaing.
Akan tetapi ini semua dihancurkan begitu saja oleh bangsa Indonesia yang selalu tertanam dalam hati mereka apa yang telah Indonesia telah berikan untuk saya, untuk bangsa yang selalu ingin memenuhi karakusannya bukan kebutuhannya.