Allah SWT telah menciptakan manusia untuk beribadah kepada Nya. Salah satu caranya dengan berdoa, tetapi apakah kalian tahu, apa definisi dari doa?. Doa adalah sebuah cara seorang muslim untuk bertaqwa dengan keihklasan, dan beribadah keada Allah. Karena doalah yang bisa membuat kita bertaqwa kepada allah. Dengan berdoa kita merasa bahwa kita adalah hamba yang masih kurang. Tanpa berdoa kita tidak dapat menghadapi apa yang menjadi masalah atau bagaimana hidup kita, berkat doalah kita dapat menghadapi semua masalah seta pekerjaan dan kewajiban kita.
Doa sebagai obat mujarab, mujarab berasal dari kata kerja جرب – ىجرب yang berarti mencoba, jadi doa tersebut telah dicoba oleh para pendahulu dan benar sebagaimana mestinya, Doa sebagai obat yang mujarab dalam beberapa hal yang berkaitan dengan kehidupan ini.
Di kehidupan ini sudah banyak contohnya seperti ruqyah, dengan ruqyah kita bisa menyembuhkan seseorang dengan membaca doa-doa pilihan. Sebagaimana firman Allah SWT yang ditujukan nabi Ibrahim A.S “dan apabila aku sakit maka Dia-lah yang menyembuhkanku.”. Tapi jangan menyamakan ruqyah dengan ilmu gelap. Karena ruqyah itu memohon doa pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT semata. Sedangkan ilmu gelap itu dalam pelaksanaannya menggunakan jin dan hal yang ghaib lainnya.
Lantas kapan ruqyah bisa digunakan? kapan saja waktu-waktunya? dan mengapa ruqyah digunakan?. Jadi, ruqyah digunakan ketika seseorang kemasukan/kesurupan jin. Banyak sekali cara masuknya jin kepada manusia, seperti melalui pori-pori, ketika seseorang menguap, dll. Itulah kenapa dalam ajaran Rasullah adab ketika menguap harus ditahan atau ditutup agar setan atau jin tidak masuk. Manusia dapat diganggu bahkan dirasuki dengan cara :
- Jin lelaki mencintai perempuan, begitu juga sebaliknya.
- Manusia menzalimi jin.
- Jin berbuat zalim kepada manusia.
Tetapi doa tidak selalu digunakan untuk ruqyah, doa juga digunakan sebagai senjata bagi orang mukmin dalam mengatasi musibah. Rasullullah SAW bersabda : “ Doa adalah senjata bagi orang yang beriman dan tiang agama dan cahaya langit dan bumi ”. (H.R. Al-Hakim).
Akan tetapi ada beberapa hal-hal yang menghalangi doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT, seperti :
- Doa yang tidak disukai karena ada unsure permusuhan.
- Ketika berdo’a hatinya lemah dan tidak konsentrasi.
- Memakan makanan yang haram
Sudah banyak dari manusia yang beriman melakukan hal-hal yang mempermudah dikabulkannya doa mereka tapi tidak semua dari doa-doa mereka diterima karena berdoa diwaktu yang kurang tepat. Berikut adalah waktu-waktu yang mustajab untuk diterimanya do’a :
- Diakhir sepertiga malam.
- Saat mendengar adzan.
- Diantara adzan dan iqomah.
- Di malam lailatul qadr.
- Selama bulan ramadhan.
- Ketika malam jum’at.
- Ketika sujud di raka’at terakhir.
- Sesudah solat fardhu.
- Ketika selesai menghatamkan Al-qur’an.
Dari waktu-waktu d iatas, jika di salah satu waktu tersebut kita berdoa dan mengagungkan nama Allah SWT yang mulia insya allah doa kita akan menjadi sangat mujarab.
Demikianlah yangdapat saya sampaikan semoga dengan artikel di atas dapat menjadikan kita semakin bertambah wawasannya. Sumber : disampaikan oleh santri yang bernama Vero Ananda kelas 3 TMI, pada acara diskusi mingguan santri rabu malam.
syirhan-dn1