[Celoteh Santri] Hari Perempuan Internasional

Tau gak ternyata tanggal 8 Maret adalah Hari Perempuan Sedunia. Hari peringatan tersebut diusulkan oleh Clara Zetkin, perempuan sosialis dari Jerman pada tanggal 8 Maret 1857 untuk berunjuk rasa dalam pemogokan buruh di Amerika Serikat.

Bersyukurlah kita berada di zaman sekarang karena para wanita telah memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, untuk bekerja, dan bahkan sekarang wanita telah duduk di kursi pemerintahan. Zaman dahulu, waktu penjajahan atau waktu nenek-nenek kita masih gadis yang namanya perempuan  di jaga ketat, tidak boleh bersekolah sampai tingkat yang tinggi. Para perempuan diberlakukan seperti itu karena para wanita hanya dikaitkan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga, padahal untuk menjadi seorang ibu rumah tangga juga perlu bersekolah yang tinggi karena siapa lagi yang akan mengajarkan anak-anak mereka kalau bukan ibunya. Maka dari itu berterima kasihlah dengan Ibu Kartini yang telah rela mengajarkan para perempuan di zamannya agar para perempuan bisa menjadi orang yang lebih berguna bagi bangsanya. 

Kita lihat Bu Meutia Hatta seorang Menteri Pemberdayaan Wanita , Bu Fadhilah seorang Menteri Kesehatan dan juga Bu Megawati mantan Presiden Negara kita, mereka adalah contoh nyata wanita yang berhasil menduduki kursi pemerintahan di Negara kita.  

Kita harus memiliki cita-cita yang tinggi jangan takut untuk mempunyai mimpi, sekarang udah zamannya emansipasi wanita. Tapi tetap pada kodratnya yang namanya laki-laki itu lebih kuat dari pada perempuan, gak perlu marah ya….emang nasib. Jangan lupa pepatah Surga ada di telapak kaki ibu, juga hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan nama ibu 3 x sebagai orang yang harus di hormati baru setelah itu ayah. So don’t be hopeless but  be a smart and strong girl  !!!!!!