RA PAUD Darunnajah 10 Jakarta
Sebelum wafat Prof .Dr. Daud Ali, mewaqafkan tanah seluas 1.400 meter yang berlokasi di jalan H.Gari, Pesanggrahan Jakarta kepada Yayasan Darunnajah melalui K.H.Hadiyanto Arief, SH.,M.Bs
Lokasi ini dinamakan Kampus Daud Ali Darunnajah 10, sebagai wujud rasa terima kasih kepada wakif tanah tersebut. Awal pengelolaan tanah waqaf ini didirikan lembaga Pendidikan Raudhatul Athfal pada tanggal 16 Juli 2007, sebagai pengembangan TK Darunnajah Pusat yang hanya berjarak 1 km.
dan di tanggal 25 Maret 2014 berdirinya lembaga PAUD yang yang bertujuan untuk memudahkan anak masuk usia 3 tahun.
Pendirian RA/PAUD DARUNNAJAH 10 tersebut berdasarkan keputusan kepala kantor Departemen Agama Kotamadya Jakarta Selatan Nomor:Kd.09.01/4/pp.00/1051/2008 pada tanggal 25 Maret 2008. Selain lembaga RA/PAUD DARUNNAJAH 10, saat ini sudah didirikan sebuah Mushollah 7 x 7 meter. Tujuan pendirian lembaga pendidikan ini adalah membantu meletakkan dasar kearah perkembangan sikap, perilaku, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan. Lembaga pendidikan ini juga merupakan wadah bagi perkembangan seluruh aspek kepribadian anak usia 3-6 tahun direncanakan secara terprogram dan dikembangkan melalui kegiatan bermain sambil belajar seraya bermain.
Dalam perkembangannya, luas tanah wakaf 1.400 meter tersebut diperluas pada tahun 2009 oleh Pesantren Darunnajah dengan menambah pembelian tanah seluas 1.000 meter dari keluarga Prof.Dr. Daud Ali, senilai lima ratus juta rupiah, disamping tanah wakaf tersebut tanah itu digunakan untuk membangun 25 unit perumahan guru Darunnajah, 11 unit rumah didirikan dari dana beberapa bidang usaha Darunnajah, dan pada september 2013, jasa marga mendirikan 14 Baitul Anshar (rumah dinas) sebagai ruislag (tukar guling) bangunan asrama putri dan perumahan karyawan Darunnajah yang terkena proyek tol jalan Tol JORR W2.
Identitas RA/PAUD DARUNNAJAH 10:
Kepala TK : 1. Siti Fatimah, S.Pd.I (2007-2009)
2. Bahliah, S.Pd.I (2009-2017)
3. Lili Yuliawati, S.Pd.I (2017 – sekarang)
Alamat : Jl.H.Gari Rt 01/003 Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan
Pesanggrahan kode pos 12320 Jakarta Selatan
Wakif : Prof.H.Daud Ali, S.H
Berdiri : 16 Juli 2007
Luas Tanah : 2.400 m2
a.Wakaf : 1.400 m2
b.Pembelian Pesantren : 1.000 m2
c.Musholla : 7 x 7 meter
Tujuan RA/PAUD Darunnajah 10 adalah Memberikan motivasi, pelayanan dan serta kemudahan mendapat Pendidikan berdasarkan agama kepada Anak usia 3 s/d 6 tahun di RW 003 dan sekitarnya, memberikan kreatif anak pada usia dini, meningkatkan minat baca orang tua dan anak, meningkatkan kemampuan anak dalam bersosialisasi, meningkatkan dan melatih motorik halus dan kasar serta kognitifnya, mewujudkan generasi sehat, cerdas, takwa dan berkualitas, menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi penyelenggaraan pendidikan, perawatan, pengasuhan dan perlindungan anak.
Visi RA/PAUD Darunnajah 10 adalah membentuk kepribadian Islam, mempersiapkan anak memasuki jenjang Pendidikan Dasar lebih baik berdasarkan Islam.
Misi RA/PAUD Darunnajah 10 adalah Menghasilkan lulusan yang mempunyai kepribadian Islam, memahami dasar-dasar IPTEK, seni dan Keterampilan, anak dapat menunjukkan kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi secara baik dengan lingkungannya untuk jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan Pembelajaran RA/PAUD Darunnajah 10 dilakukan dengan cara :
a.Kegiatan rutin
Adalah kegiatan yang dilakukan di RA setiap hari, misalnya: bersalaman ketika datang dan pulang, berbaris atau ikrar, senam, berdo’a sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
b.Kegiatan spontan
Adalah kegiatan yang dilakukan secara spontan misalnya: meminta tolong dengan baik, menawarkan bantuan dengan baik, meminta izin ketika masuk/keluar kelas.
c.Kegiatan Pemberian Teladan
Adalah kegiatan yang dilakukan dengan memberi teladan yang baik kepada anak misalnya: Bertutur kata yang baik dan sopan, membuang sampah pada tempatnya, berpakaian rapih, datang tepat waktu, dll.
d.Kegiatan Terprogram
Adalah kegiatan yang diprogramkan dalam kegiatan pembelajaran, misalnya : makan bersama, menggosok gigi, kegiatan karya wisata, kegiatan lomba, kegiatan hari besar keagamaan, kegiatan gebyar seni. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat setiap peserta didik sesuai kondisi sekolah dalam ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karier peserta didik.











