Cara Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun
Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia.
Anak adalah manusia kecil yang memiliki potensi yang masih harus dikembangkan. Anak memiliki karakteristik tertentu yang khas dan tidak sama dengan orang dewasa, mereka selalu aktif, dinamis, antusias dan ingin tahu terhadap apa yang dilihat, didengar, dirasakan, mereka seolah-olah tak pernah berhenti bereksplorasi dan belajar.

Anak bersifat memiliki rasa ingin tahu secara alamiah, merupakan makhluk sosial, unik, kaya dan fantasi, memiliki daya perhatian yang pendek, dan merupakan masa yang paling potensial. Anak usia dini adalah anak yang aktif, hal itu dikarenakan semua otot- otot halus anak berkembang, oleh sebab itu mereka tidak bisa duduk diam saja.
Setiap anak mampu mencapai perkembangan yang sangat optimal asal mendapatkan stimulus yang tepat. Disetiap fase, anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangakan motorik halusnya semakin banyak yang dilihat dan di dengar semakin banyak yang ingin diketahuinya.
Cara pengembangan motorik halus anak usia dini adalah melakukan sesuatu dengan kemampuan motorik halusnya dalam menghasilkan berbagai aktivitas yang kreatif. Apa saja cara yang dapat dikembangkan nya seperti : a.) melibatkan koordinasi antara mata, b.) tangan dan otot-otot kecil pada jari-jari, c.) pergelangan tangan, dan lengan. Cara yang dapat mengembangkan motorik halus anak usia dini seperti : menggunting sesuai dengan pola, melipat, menyusun mainan, melukis, dan mewarnai, serta mengembangkan daya fikir anak sangat mempengaruhi goresan mereka diatas kertas.
Bahan yang digunakan untuk cara mengembangkan motorik halus anak seperti kertas origami, puzzel, balok, kertas koran, lilin ( playdough ) untuk diremas-remas kejari-jemarinya, congklak ( mengembangkan motorik halus sekaligus mengembangkan daya fikir untuk berhitung ), meronce warna atau bentuk sama halnya mengembangkan daya fikir mereka. Alat yang digunakan cara untuk mengembangkan motorik halus seperti gunting, bola, bahan atau kain yang aman untuk anak.