Diajak membolos. Diajak mencoba sesuatu yang salah. Di momen seperti ini, kemampuan mengatakan tidak dengan sopan tapi tegas bisa menjadi pembeda. Dan kemampuan ini perlu dilatih sejak remaja.
Kenapa menolak begitu sulit bagi anak?
Karena penerimaan sosial terasa sangat penting di usia remaja. Menolak ajakan teman berarti mengambil risiko dijauhi. Bagi otak remaja yang sensitif terhadap penolakan sosial, risiko ini terasa lebih besar dari risiko mengikuti ajakan yang salah.
Apa yang bisa diajarkan?
Pertama, berikan skrip konkret: Aku nggak ikut ya, ada yang harus aku kerjain. Kedua, praktikkan lewat role play di rumah. Ketiga, perkuat identitas dan prinsip anak. Keempat, normalisasi bahwa menolak itu berani. Kelima, pastikan anak tahu ia bisa selalu kembali ke orang tua tanpa dihakimi.
Lingkungan yang norma sosialnya positif membuat menolak yang salah lebih mudah. Di pesantren, norma dominannya cenderung konstruktif sehingga anak yang menolak ajakan negatif lebih mudah menemukan dukungan.
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining di Bogor Barat menyediakan lingkungan dengan norma sosial yang mendukung perilaku positif. Masih ada dinamika yang perlu dikelola, tapi orientasinya jelas.
Kunjungan kapan saja. Atau hubungi WhatsApp 0812111180.
Anak yang bisa mengatakan tidak saat semua orang mengatakan ya punya kekuatan yang sangat langka.