





Di Pondok Pesantren Darunnajah setiap tahun para santri kelas 4 TMI mengadakan acara yaitu, pengembaraan. Pengembaraan merupakan perkemahan yang dilakukan selama tiga hari dua malam. Acara ini diadakan pada tanggal 21-23 September 2022 yang di laksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Dalam pengembaran di bagi menjadi 7 kelompok yang bertemakan My Little Pony. Para santri pergi ke Darunnajah Cipining menggunakan transpotasi umum seperti ; angkot, KRL, mobil carry.
Pada hari pertama, para santri melakukan pembangun tenda bersama kelompoknya masing-masing dan juga terdapat lomba-lomba menarik dari sore hingga malam, lombanya terdiri dari ;
- Karpet aladdin
- Jembatan sirotol mustaqim
- Gendong raksasa
- WAH KAGET!!!
- Random dance
- Lomba yel-yel dan SMS ( Sandi, Semaphore, Morse )
Pada hari kedua para santri melakuka Wide Game yang terdapat 6 pos di dalamnya. Pada wide game kali ini para santri diajarkan bahwa pramuka tidak boleh takut kotor, para santri dapat mengenal alam dan hutan luas juga belajar arti kebersamaan dan lelah bersama dan belajar arti kehidupan di alam bebas. Setelah melakukan wide game para santri berenang di sungai untuk membersihkan badannya yang penuh dengan lumpur.
Pada siang hari para santri mulai merobohkan tenda untuk pidah tempat ke dalam kelas . Ketika sore hari para santri mulai mempersiapkan penampilan untuk malam api unggun dan juga mulai menyusun kayu-kayu untuk api unggun . Pada malam hari para santri mengadakan upacara api unggun dengan seksama lalu menampilkan berbagai penampilan dari setiap kavling dan melakukan bakar-bakar dan makan bersama.
Pada hari ketiga, para santri pergi berenang di pagi hari, setelah berenang para santri pergi ke bumi perkemahan untuk melakukan operasi semut dan juga mulai membereskan barang dan membersihkan diri untuk bersiap-siap melakukan upacara pelantikan bantara, setelah melakukan upacara pelantikan para santri mulai membereskan barangnya masing-masing untuk bersiap-siap kembali ke Darunnajah Jakarta. Tidak hanya membereskan barang masing-masing tapi juga membereskan kelas-kelas yang habis dipakai.
Selama tiga hari para santri tidak melupakan ibadah para santri tetap melakukan shalat berjamaah, dan membaca al-ma’tsurat bersama, para santri berbondong-bondong mengambil wudhu di sungai untuk melaksanakan shalat berjamaah. Para santri kembali ke Pondok Pesantren Darunnajah menggunakan transportasi umum seperti saat berangkat.
Dengan diadakannya pengembaraan para santri belajar hidup di alam bebas, para santri belajar apa itu kebersamaan dan kesederhanaan. Di pengembaraan ini dibuktikan bahwa anak pramuka tidak takut kotor dan tidak kenal lelah juga berani melewati semua tantangan dalam kebersamaan.
~ Aisyah Azzahra Nugraha 4F
( Anggota Club Pers & Jurnalist 22-23 )