DNKindergarten, 30/10

          

- Advertisement-

 

 

 

 

 

 

 

Sepertinya anak dan binatang peliharaan adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Hampir setiap anak menyukai binatang. Baik binatang itu sebagai tokoh dalam buku cerita yang mereka baca, film, ataupun yang mereka lihat langsung di rumah, di kebun binatang, ataupun di peternakan. Binatang bagi mereka tidak berbeda seperti teman bermain yang unik dan menyenangkan. Mereka akan senang mengamati ulah binatang yang lucu dan mencengangkan. Tidak sedikit anak yang menjadikan bintang peliharaan sebagai teman setia melebihi teman-teman lainnya. Merawat binatang bisa mengajarkan anak soal tanggung jawab dan mengajarkan anak untuk berbuat baik, dia akan belajar memperlakukan orang di sekitarnya dengan ramah, baik dan sabar. Selain itu mereka juga memiliki kepercayaan, kemandirian, dan rasa ingin tahu yang lebih tinggi.

Namun, sebelum Anda memberikan izin kepada si kecil untuk memelihara binatang, perhatikan dulu usia dan tingat kematangan buah hati. Karena, belum tepat rasanya jika memberikan izin untuk memelihara binatang kepada anak-anak balita. Karena pada usia ini, tingkat ego mereka masih tinggi sehingga belum mampu memvisualisasikan rasa sayang yang seharusnya. Usia yang tepat adalah saat mereka sudah bersekolah, yaitu sekitar umur tujuh tahun. Usia ini dianggap sebagai usia yang sesuai karena anak sudah mulai terlibat dalam sosialisasi dan mulai mengerti akan sebuah tanggung jawab.

Ajari kepada mereka bagaimana cara memelihara binatang dan semua tanggung jawab yang harus mereka emban. Mulai dari merawat, memberi makan, membersihkan kandang, hingga rutin memeriksakan kesehatan binatang peliharaan.  Memberikan kebebasan kepada si kecil untuk merawat binatangnya bukan berarti lepas dari pengawasan Anda sebagai orangtua. Pastikan bahwa si kecil tidak memiliki alergi terhadap binatang yang dipilihnya. Pastikan pula binatang yang dipilih si kecil tidak akan menyerang tuannya sewaktu-waktu dan tidak membawa penyakit yang bisa tertular kepadanya.

Manfaat mempunyai binatang peliharaan bagi anak

1. Melatih Empati 
Hewan adalah makhluk hidup yang juga punya perasaan. Mereka bisa merasakan sakit dan senang. Dengan bermain bersama sang binatang peliharaan. Anak akan bisa belajar mana perbuatan yang menyenangkan orang lain dan mana yang dapat menyakiti hati orang lain. Hal ini tentu saja sangat berguna dalam mempersiapkan anak untuk pergaulan di sekolah maupun di masyarakat.

2. Membantu interaksi anak
Apa saja yang faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan? Ternyata sederhana saja : Gizi, Genetik, dan Faktor interaksi. Maka jangan heran bila anda menemui sebuah keluarga di mana kedua orangtuanya mempunyai pekerjaan sukses, dan sangat memperhatikan gizi anak. Namun kecerdasan anaknya tidak berkembang. Salah satunya adalah faktor interaksi ini. Tentu saja kehadiran binatang peliharaan tidak akan mampu menggantikan stimulasi dari orang tua. Namun mempunyai binatang peliharaan dapat membantu anak untuk belajar berinteraksi dari lingungan sekitarnya.

3. Membuat anak lebih aktif
Bermain dengan binatang peliharaan tentu saja lebih membuat anak bergerak dibanding diam di depan tv atau main video game di playstation atau komputer. Bahkah sudah ada penelitian bahwa anak yang mempunyai hewan peliharaan lebih rendah kejadian obesitasnya.

4. Mengajarkan anak arti tanggung jawab
Binatang peliharaan adalah makhluk hidup yang perlu makan dan perlu perhatian. Dengan memiliki binatang peliharaan anak dapat belajar untuk disiplin dalam member makan, memandikan maupun mengajak binatang peliharaannya berjalan-jalan.

5. Dapat membantu orangtua mengajarkan pada anak mengenai kehidupan, seks, dan kematian
Ketiga hal ini memang cukup sulit dijelaskan kepada anak dengan cara yang baik. Seringkali anak mendapat informasi mengenai ketiga hal ini dari sumber-sumber yang menyesatkan. Dengan adanya binatang peliharaan, orangtua dapat lebih mudah menjelaskan kepada anak mengenai tiga hal tersebut.

Tetapi bila Anda tidak dapat memelihara binatang peliharaan di rumah, jangan khawatir. Anda dapat membawa anak ke kebun binatang, seaworld, peternakan, tempat penangkaran, dan lainnya.

(sita,ababiel28@yahoo.com)

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

TK Islam Darunnajah adalah lembaga pendidikan anak usia dini antara usia 3-6 tahun. TK Islam Darunnajah berlokasi di area Pondok Pesantren Darunnajah di Jakarta Selatan. Kami menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai aspek pengembangan diantara aspek Bahasa, Kognitif, Motorik, Kreativitas, Sosial emosional dan Moral agama. Kami menyadari bahwa aspek-aspek ini sangatlah penting bagi perkembangan anak usia dini dalam menyiapkan diri menuju tingkat Pendidikan sekolah dasar dan jenjang berikutnya. TK Islam Darunnajah memiliki empat ekstrakurikuler yaitu menari, melukis, futsal dan jarimatika. Kegiatan mingguan di TK Islam Darunnajah meliputi senam pagi, kunjungan ke perpustakaan dan belajar komputer. Kegiatan bulanan yaitu renang dan makan sehat. Serta Kegiatan tahunan yaitu field trip, outbound, manasik haji, peringatan hari besar Islam dan nasional, pentas seni dan wisuda. TK Islam Darunnajah ingin mewujudkan TK yang berbasis Islam, peserta didik dibekali berbagai pengetahuan agama seperti mampu mempraktekan cara berwudhu dan shalat berjama'ah, menghafal doa-doa harian, menghafal surat pendek Al Quran, membaca iqro dengan lancar dan mampu menghafal Asmaul Husna.